Select Menu

SaintekSIROH

PKS BERKHIDMAT UNTUK RAKYAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

Memakaikan masker kepada masyarakat
Siak, Pembagian masker gratis di halaman Markaz Dakwah PKS Siak dalam rangka mengajak masyarakat agar sadar pentingnya kesehatan (18/9)

Kegiatan pembagian masker gratis yang dilakukan PKS Siak dihalaman kantornya mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat yang melintas, ditandai dengan antusias masyarakat mengambil masker dan memakainya. hal ini dibenarkan ketua DPD PKS Siak, Agus Setiawan.

"Dalam mendukung program pemerintah Siak, Kami membagikan masker secara gratis untuk masyarakat dan harapan kami agar wabah ini segera berlalu, ucapnya.

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang akhir ini semakin meningkat, maka PKS Siak melakukan gerakan Sadar Covid yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari tertularnya virus yang berbahaya itu.

Program Gerakan sadar Covid ini sangat membantu masyarakat, disamping harga masker yang lumayan mahal sehingga tidak cukup hanya punya satu masker, sehingga harus punya cadangan agar ketika masker dicuci kita masih bisa pakai masker lain.
PARTAI POLITIK DAN KEPEMIMPINAN

AGUS MALIK

(Bagian 2)

Pasangan SADAR (Sayed Abubakar A Assegaf dan Reni Nurita) menjadi pasangan terakhir yang mendaftar di KPU Siak (4/9). Sebelumnya mendaftar pula Pasangan Said Arif Fadillah dan Sujarwo (PAS) seba'da sholat Jum'at dan pasangan Alfedri dan Husni Merza (SAH)  mendaftar pertama kali di hari yang sama.

Sahabat Alfedri Husni (SAH) merupakan pasangan petahana Bupati Siak Alfedri yang diusung lima Partai yaitu PAN, PKB, PPP, Nasdem dan Hanura dengan 16 kursi DPRD.

Pasangan Said Arif Fadillah - Sujarwo (PAS) diusung oleh Partai Golkar, Gerindra dan PDIP dengan 16 kursi DPRD.

SADAR (Sayed Abubakar A Assegaf dan Reni Nurita) menjadi pasangan koalisi ramping PKS dan Demokrat dengan 8 kursi DPRD.

Partai politik sebagai salah satu instrumen negara yang sangat berperan dalam mencalonkan para pemimpin negara dan daerah memiliki peran utama kancah pergantian kepemimpinan.

Karenanya partai politik harus serius dalam mengelola proses kaderisasi setiap anggotanya.

Supplai kepemimpinan bisa dari seluruh elemen masyarakat namun pada akhirnya partai politik menjadi muara dalam penentuan pasangan calon kepala daerah.

Potret pasangan calon yang berkompetisi di Pilkada Siak kali ini patut kita cermati dari sisi peran partai politik dalam melahirkan para calon pemimpin daerah.

Salah satu parameter yang bisa kita gunakan adalah pada Pemilu Legislatif 2019.

Pasangan SAH kita ketahui bahwa Alfedri merupakan Bupati Siak yang juga ketua PAN tentu punya andil langsung di pemilu legislatif tahun lalu sedangkan Husni Merza dari non partai (Direktur BUMD)

Arif Fadillah yang merupakan bakal calon Bupati (PAS) saat itu merupakan ASN aktif di Pemerintah Kabupaten Siak sebagai salah satu kepala dinas sedangkan Sujarwo adalah politisi aktif PAN yang pemilu legislatif lalu berhasil kedua kalinya menjadi anggota DPRD Siak

Sayed Abubakar A Assegaf tahun 2019 adalah anggota DPR RI dari Partai Demokrat yang pemilu lalu juga salah satu calon anggota legislatif DPR RI sedangkan Reni Nurita pada pemilu tahun lalu menjadi calon anggota legislatif DPRD Propinsi Riau dari PKS

Melihat data diatas maka pasangan SADAR (Sayed dan Reni) menjadi satu-satunya pasangan calon yang berasal dari partai politik yang patut diapresiasi karena merupakan anggota partai hasil proses kaderisasi yang panjang.

Tentu para calon lain juga merupakan kader partai politik yang potensial tanpa menafikan calon dari kalangan birokrat dan profesional.

Penting dicermati pula bahwa pemerintah memberikan bantuan pada partai politik tiap tahunnya dimana porsi terbesarnya harus digunakan untuk pendidikan politik anggotanya.

Sehingga wajar partai politik harus menjadi kawah candradimuka dalam menggodok dan melahirkan para calon pemimpin daerah yang punya kompetensi dan integritas mumpuni dalam melayani masyarakat.

Partai politik tidak boleh mudah tergiur oleh kandidat yang mendekati partai saat mau mencalonkan saja tanpa melalui proses kaderisasi yang berjenjang dengan modal popularitas dan modal uang yang memadai.

Meskipun kita tidak menafikan bahwa ada political cost dalam setiap proses pemilihan namun hal tersebut tidak menjadikan ukuran utama dalam partisipasi politik.

Peran partai untuk konsisten dengan proses kaderisasi atau pendidikan politik anggotanya adalah tanggung jawab besar yang harus dibarengi dengan kesungguhan konsistensi membina dan melahirkan calon-calon pemimpin daerah yang memiliki kompetensi dan integritas.

Pilkada memang berbeda dengan Pileg namun keduanya juga tidak bisa dipisahkan.

Peran pasangan calon (tokoh) dan mesin partai akan berkombimasi adu strategi menaklukkan hati masyarakat.

SAH dengan 16 kursi, PAS dengan 16 kursi dan SADAR dengan 8 kursi akan berkompetisi dengan ketokohan dan mesin partai.

Selamat berjuang dengan politik santun dan bermartabat bagi pasangan calon dan anggota partai untuk menjadikan masyarakat Siak yang lebih sejahtera adil damai aman dan religius
SADAR, KOMPETISI DAN PERTARUHAN GENGSI

Agus Malik 
(Bagian I)

Helat Pilkada serentak menyentak perhatian masyarakat. Pilkada kali ini digelar ditengah pandemi global Covid-19 yang sebaran kasusnya kian hari makin tinggi. Menjadi pekerjaan besar seluruh masyarakat mencari pemimpin ditengah wabah dimana nyawa rakyat menjadi taruhannya.

Di Kabupaten Siak, Pilkada serentak kali akan diikuti tiga pasangan calon yang akan berebut simpati rakyat.

Hari ini Jum'at, 4 september yang merupakan hari pertama pendaftaran pasangan calon berturut-turut yang akan menyambangi KPU Siak Pertama pasangan Alfedri - Husni Merza (SAH), kedua pasangan Said Arif Fadilah - Sujarwo (PAS) dan pasangan calon Sayed Abubakar A Assegaf - Reni Nurita (SADAR)

Dilihat dari dukungan partai politik pemilik kursi DPRD Siak SAH didukung PAN, PPP, PKB, Nasdem dan Hanura
PAS didukung oleh PG, Gerindra dan PDIP
SADAR didukung koalisi ramping PD dan PKS

Peta dukungan parpol menarik dicermati dimana pada Pilkada kali ini akan menjadi kompetisi seru antar pasangan calon dan pertaruhan gengsi dibalik ketiganya

SAH sebagai pasangan petahana akan berusaha maksimal untuk memenangkan Pilkada kali ini

Didukung lima partai politik menambah rasa percaya diri sang petahana dimana saat ini popularitasnya diatas pasangan lain karena faktor sebagai Bupati dan Wabup periode sebelumnya

Alfedri yang saat ini juga ketua PAN Siak dimana pada pileg lalu raihan suara partainya naik signifikan akan bertaruh gengsi sebagai petahana

Kedua pasangan PAS yang didukung partai peraih kursi Ketua DPRD Siak saat pileg 2019 dan didukung Gubernur Syamsuar yang juga Ketua PG Riau.

Sebagai kepala daerah dan pernah dua periode menjadi Bupati Siak secara tidak langsung Syamsuar akan turut bertarung memenangkan kompetisi kali ini

Diusung partai pemenang di Siak dan didukung pejabat propinsi (Gubernur) menjadikan pasangan ini mendapat amunisi psikologis lebih percaya diri untuk menang

SADAR menjadi pasangan dengan dukungan ramping partai politik.

Bermodal empat kursi PD dan empat kursi PKS Sayed dan Reni telah memenuhi syarat minimal untuk bisa mendaftar di KPU

Kedua partai akan diuji mesin politiknya untuk sinergi strategi memenangi Pilkada.

SADAR menjadi satu-satunya pasangan yang berasal dari kader partai Sayed kader PD dan Reni kader PKS

Sayed-Reni keduanya pernah menjadi anggota legislatif menjadi salah satu nilai tambah pasangan ini

Sayed terakhir berkhidmat sebagai anggota DPR RI yang turut berkontribusi dalam pembangunan di Siak.

Pilkada kali ini juga terasa istimewa dimana pertama kalinya perempuan maju turut berkompetisi menjadi calon wakil bupati.

Reni Nurita pernah menjadi anggota DPRD Siak periode 2004-2009 menjadi Srikandi dalam Pilkada serentak tahun ini

Lalu siapakah pemenangnya?

Ketiganya harus membuktikan diri dengan politik gagasan yang akan membawa kesejahteraan rakyat Siak kedepan.

Ketiga Paslon punya banyak pengalaman di bidangnya masing-masing dan akan berebut simpati rakyat

Pemenangnya adalah masyarakat Siak yang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik
Sayed-Reni daftarkan diri ke KPU Siak

SIAK-  Pasangan bakal calon( Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Siak Sayed Abubakar Assegaf (SAA) – Reni Nurita setelah deklarasi kemudian mendaftarkan diri ke Kantor KPU, Jumat (4/8/2020).

Pasangan Sayed Abubakar Assegaf- Reni yang di singkat dengan SADAR mendapatkan dukungan dari Partai PKS dan  Demokrat, merupakan koalisi ramping hanya dua partai.

Sebelum mendaftar ke KPU Siak, Partai Demokrat dan PKS mengelar deklarasi di kantor koalisi dan  mengukuhkan tim pemenang paslon Sayed Abubakar Assegaf- Reni.

Ratusan massa pendukung ke  paslon ini  memadati lokasi deklarasi dengan penuh semangat.Kedatangan paslon SAA- Reni berserta ketua koalisi ke KPU disambut komisioner KPU Siak.

Ketua Koalisi 1 Syamsurizal menyampaikan partai koalisi Demokrat dan PKS  bersatu memenangan pasangan Sayed Abubakar Assegaf- Reni ke Pilkada Siak.

” Partai Demokrat dan PKS beserta tim relawan saling bahu membahu untuk kemenangan pasangan  Sayed Abubakar Assegaf- Reni Target kita harus menang,” ujar Syamsurizal.

Hal senada juga disampaikan Ketua II koalisi Agus Malik juga akan bersama- sama berjuang  untuk kemenangan Sadar.
” Pilkada tahun ini terasa istimewa karena yang maju merupakan satu- satunya calon yang lahir dari proses kaderisasi internal partai,” katanya.

Dia menyebutkan bahwa kedua pasangan ini  punya pengalaman di legislatif baik daerah maupun Provinsi.Dan ini baru pertama ada pasangan perempuan yang pertama kali ikut Pilkada Siak,

“Kami solid bersama- sama berjuang untuk kemenangan, Kita ingin melahirkan calon pemimpin yang mampu melakukan perubahan siak yang lebih baik serta dekat dengan rakyat,” ungkapnya. 

Pasangan Sayed-Reni (SADAR) Mendapatkan dukungan dari semua lapisan masyarakat, terkhusus emak-emak akan solid memenangkan calon yang akan menjadi wakil mereka di pemerintahan.
Konsolidasi pengurus kecamatan Koto Gasib
Koto Gasib, Struktur PKS terus bergerak keliling konsolidasi dalam rangka menguatkan tim setiap kecamatan yang dipimpin langsung oleh Agus Malik selaku Ketua Umum DPD PKS Siak bersama jajaran pengurus lainnya, hal itu dibenarkan Agus Malik di Koto Gasib saat pertemuan dengan pengurus DPC PKS (Koto Gasib 16/8)

Menjelang masa pemilihan 9 Desember 2020, Agus Malik terus melakukan jaulah keiling Kecamatan untuk merapatkan barisan pengurus tingkat Kecamatan (DPC) yang nantinya akan diteruskan sampai tingkat ranting (DPRa) bahkan sampai tingkat RT (KorRT).

Setelah keliling di Dapil 3&4 yakni Tualang, Kandis, Minas, Sei Mandau, maka saat ini Ianya fokus dapil 2 yang terdiri dari 4 kecamatan di dapil itu yang menjadi tekadnya untuk mendapatkan suara banyak.

Dapil 2 yang terdiri dari 4 Kecamatan, Dayun, Koto Gasib, Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan, Selain banyak suku jawa daerah ini juga banyak suku Sunda yg saat ini banyak bergabung menjadi Struktur pengurus tingkat Cabang dan Ranting.

Agus Malik menginginkan PKS harus totalitas dalam memenangkan pasangan Sayed_Reni yang di singkat SADAR karena kader kita yang maju.
"Sudah berkali-kali pilkada di Siak PKS selalu mengusung orang lain dan kini saatnya mengusung Kadernya sendiri, sehingga kita akan totalitas dan mengeluarkan segala kekuatan dalam berjuang memenangkan Pasangan Sayed-Reni. Ucapnya
Partai dakwah ini selain memiliki kader yang solid, saat ini juga merupakan partai yang dikenal pro rakyat, apalagi bergandengan dengan Partai Demokrat yang sejalan di pusat tidak menandatangai RUU HIP, ini menjadi nilai plus untuk rakyat dalam menentukan pilihannya.

Apalagi yang menjadi komitmen pasangan SADAR ialah "Perubahan" yakni menjadikan Siak lebih baik lagi dan akan merubah Pusat Pariwisata menjadi Pusat Ekonomi di Riau yang akan mensejahterakan rakyat Siak.