Select Menu

Berita PKS

Nasional

Alam Islami

Analisa & Opini

Sejarah

Muslimah

Fiqh Dakwah

Saintek

Video Pilihan

Tepi Barat – Pusat Informasi Palestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas di Tepi Barat mengecam tindakan dinas keamanan Otoritas Palestina yang menangkap mahasiswa Universitas Berzeit Jihad Sulaim, wakil Perhimpunan Mahasiswa Islam di panitia persiapan pemilu dewan mahasiswa Berzeit.

Gerakan Hamas menilai bahwa lengkah eskalasi dan berbahaya ini dilakukan dalam konteks umum membuktikan gerakan Fatah dan dinas keamanan tidak terima dengan hasil pemilu dewan mahasiswa kampus Berzeit, yang dimenangi oleh Perhimpunan Mahasiswa Islam hingga mencapai lebih dari 50% suara mahasiswa.

Hamas menyerukan kepada PM Pemerintah Rekonsiliasi Nasional Dr. Rami Hamdalah dan Rektor Universitas Berzeit serta semua pihak untuk turun tangan segera guna menghentikan sandiwara ini dan melindungi mahasiswa dari infiltrasi dinas intelijen dan keamanan, serta segera membebaskan wakil Perhimpunan Mahasiswa Islam dan seluruh tahanan politik lainnya.

Gerakan Hamas meminta gerakan Fatah agar menerima hasil pemilu dewan mahasiswa terakhir dan merubah kebijakannya yang bertujuan untuk melakukan pemberangusan di Tepi Barat. Hamas menyerukan kepada pimpinan Fatah mengambil pesan dari hasil pemilu kampus Berzeit dan Politeknik Hebron, yang secara jelas membuktikan bahwa Hamas kuat dan mengakar, tidak mungkin bisa diberangus.

(infopalestina.com)

Berjalanlah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pada suatu malam, seorang diri. Memahami bahwa sang Nabi tidak mau ditemani, maka Abu Dzar al-Ghifari yang melihat dari kejauhan tidak mendekati beliau. Hanya mengikuti. Rupanya, Nabi melihat dan memanggilnya.

“Hai Abu Dzar,” seru sang Nabi, “kemarilah.”

Sesaat setelah berjalan beriringan, Nabi memberikan sebuah nasihat yang amat mulia, “Sesungguhnya orang-orang kaya adalah orang yang paling sedikit pahalanya di Hari Kiamat, kecuali orang yang diberikan kebaikan oleh Allah Ta’ala, kemudian disebarkan dari arah kanan dan kirinya, serta dari arah depan dan belakangnya, dan beramal kebaikan dalam hartanya itu.”

Yang disampaikan Nabi adalah peringatan. Pasalnya, amat banyak orang yang mendistribusikan harta untuk kepentingan keburukan; untuk diri dan juga orang lain. Selain untuk berbuat maksiat dan bermewah-mewahan, mereka juga dengan semangat membiayai keburukan yang dilakukan oleh orang lain dalam berbagai bentuknya.

Keduanya pun melanjutkan perjalanan. Hingga sampailah di sebuah tempat. Nabi bersabda kepada Abu Dzar, “Duduklah di sini.” Abu Dzar pun duduk di sebuah lembah yang penuh batu. “Duduklah,” tegas sang Nabi, “hingga aku kembali.”

Rasulullah pun pergi ke padang pasir hingga tidak terlihat oleh Abu Dzar. Agak lama. Hingga beliau kembali, sembari berkata, “Sekali pun berzina dan mencuri.”

Tak lama kemudian, setelah jarak Nabi semakin dekat, Abu Dzar pun memberanikan diri bertanya, “Ya Nabiyullah, semoga Allah Ta’ala menjadikan aku tebusanmu. Siapakah yang berbicara dari padang pasir itu? Aku mendengar seseorang (berkata-kata) yang berhadapan denganmu.”

“Itulah Jibril,” jelas sang Nabi. “Ia datang dari arah padang pasir sembari berkata, ‘Berikanlah kabar gembira pada umatmu,’” lanjut sang Nabi.

“Barang siapa,” kata Jibril kepada Rasulullah, “yang mati dengan tidak menyekutukan Allah Ta’ala sedikit pun, maka ia akan masuk surga.”

Tanya sang Nabi, “Meskipun ia mencuri dan berzina?”

Jawab Jibril, “Ya.”

Tanya Nabi kedua kali, “Meskipun dia mencuri dan berzina?”

“Ya,” singkat Jibril menerangkan.

“Meskipun,” tanya Nabi untuk ketiga kali, “dia mencuri dan berzina?’

“Ya,” terang JIbril, “meskipun ia meminum khamr.”

Hadits yang mulia ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim yang dinukil oleh Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya.

Maknanya, Allah Ta’ala akan mengampuni dosa pencuri dan pezina jika mereka bertaubat dengan sungguh-sungguh. Jika pun mereka mati dalam keadaan dua hal itu, Allah Ta’ala akan mengampuni setelah menyiksa mereka jika memang memiliki tabungan amal shaleh.

Namun, terkait syirik, jika seseorang meninggal dalam keadaan menyekutukan Allah Ta’ala yang merupakan kezhaliman nan besar itu, siksa Allah Ta’ala telah menunggunya. Semoga Allah Ta’ala wafatkan kita dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.

Kisahikmah.com

Shalat Dhuha memiliki keutamaan yang luar biasa. Berikut ini 6 keutamaan shalat Dhuha sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits shahih:
1. Diwasiatkan Rasulullah agar dikerjakan setiap hari

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata:
أَوْصَانِى خَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- بِثَلاَثٍ بِصِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَرْقُدَ

“Kekasihku (Muhammad) shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan kepadaku tiga perkara: puasa tiga hari setiap bulan (ayyamul bidh), shalat Dhuha dua rakaat dan shalat witir sebelum tidur” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku mewasiatkan tiga hal yang tidak akan kutinggalkan hingga mati yakni berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dan shalat witir sebelum tidur” (HR. Al Bukhari)
2. Shalat Dhuha adalah Shalat Awwabin

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata:
أوصاني خليلي بثلاث لست بتاركهن أن لا أنام إلا على وتر وأن لا أدع ركعتي الضحى فإنها صلاة الأوابين وصيام ثلاثة أيام من كل شهر

“Kekasihku (Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir, agar aku tidak meninggalkan dua rakaat shalat Dhuha karena ia adalah shalat awwabin serta agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan” (HR. Ibnu Khuzaimah; shahih)

Awwabin adalah orang-orang yang taat. Merutinkan shalat dhuha, dengan demikian, berarti menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat.
3. Shalat Dhuha 2 rakaat senilai 360 sedekah
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)
فِى الإِنْسَانِ ثَلاَثُمِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلاً فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ. قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِىَّ اللَّهِ قَالَ النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ

“Di dalam tubuh manusia terdapat tiga ratus enam puluh sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)
4. Shalat Dhuha 4 rakaat membawa kecukupan sepanjang hari
يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تُعْجِزْنِى مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِى أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
5. Shalat Dhuha merupakan ghanimah terbanyak

Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendengar para sahabatnya membicarakan tentang ghanimah (harta rampasan perang), maka beliau menunjukkan amal yang lebih banyak dari pada ghanimah-ghanimah itu
مَنْ تَوَضَّأَ ثُمَّ غَدَا إِلىَ الْمَسْجِدِ لِسَبْحَةِ الضُّحىَ، فَهُوَ أَقْرَبُ مَغْزىً وَأَكْثَرُ غَنِيْمَةً وَأَوْشَكُ رَجْعَةً

“Barangsiapa berwudhu kemudian pergi pada waktu pagi ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha, maka hal itu adalah peperangan yang paling dekat, ghanimah yang paling banyak, dan kembalinya lebih cepat” (HR. Tirmidzi dan Ahmad; hasan shahih).

Penjelasan hadits ini mengisyaratkan dengan keutamaan shalat dhuha dan hubungannya dengan rezeki. Bahwa siapa yang mengamalkan shalat dhuha, ia mendapatkan lebih banyak dari harta rampasan perang; baik dalam hal kuantitas harta atau keberkahannya.
6. Pahala shalat Dhuha senilai dengan pahala umrah

Untuk keutamaan keenam ini, penjelasannya bisa dibaca di Shalat Dhuha Berpahala Umrah

Demikian 6 keutamaan Shalat Dhuha, semoga semakin memotivasi kita dalam mengamalkan sunnah Nabi ini, serta menjadikan shalat dhuha sebagai salah satu kebiasaan rutin.

Wallahu a’lam bish shawab.
Bersamadakwah

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher ditunjuk oleh panitia pusat sebagai khotib dan imam Shalat Jumat di Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) Ke-60.

Ahmad Heryawan dipilih panitia peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika mengisi khutbah di mimbar Masjid Raya Bandung, pada Jum'at (24/04/2015) ini.

Berikut ini khutbah Jum'at yang disampaikan dalam tiga bahasa (Arab, Inggris dan Indonesia) kang Aher dihadapan delegasi KAA tersebut yang diberi tema 'Menuju Asia Afrika Baru yang Damai dan Lebih Sejahtera'.

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْن. أما بعد.
أَيًّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَا اللهِ وَطَاعَتِهِ فقد فاز المتّقون. وَقَالَ اللهُ تَعَالَى : يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

Rasa syukur kita panjatkan kepada Sang Pemilik Alam, Allah SWT, karena atas izin dan kehendak-Nya kita dapat merasakan nikmat yang begitu besar terutama nikmat berkumpul bersama pada sholat jumat yang bersamaan dengan peringatan 60 tahun KAA di Bandung. Ungkapan syukur juga selalu kita panjatkan atas nikmat Iman, nikmat Islam, nikmat hidayah dan nikmat merasakan kehadiran Allah SWT dalam setiap hembusan nafas kita. Masyarakat Indonesia khususnya warga Bandung bersyukur kepada Allah dan berbangga karena pada hari ini para Kepala Negara, para Kepala Pemerintahan dan tamu-tamu mulia lainnya yang hadir di acara Peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika melaksanakan Sholat Jumat bersama-sama di Masjid Raya Provinsi Jawa Barat.

Hadirin Sidang Jumat yang berbahagia

Pada tanggal 24 April, tepat 60 tahun yang lalu, bangsa-bangsa Asia Afrika menyatakan kesepahaman dan kebersamaan untuk bangkit dan bersatu menuju cita-cita kemerdekaan dan perdamaian yang hakiki untuk menggapai kesejahteraan bersama di Kawasan Asia Afrika.

Konferensi Asia Afrika 1955 adalah sebuah fenomena unik dan guru sejarah yang sangat bernilai bagi kemanusiaan. Negara-negara Asia Afrika tampil menyuarakan kekuatan baru. Keberanian ini tentu didasari oleh sebuah visi kemanusiaan dan kebersamaan yang sangat mendalam. Sesungguhnya memang sudah sewajarnyalah kita sebagai manusia bersatu dalam kehidupan. Persatuan adalah fitrah kemanusiaan. Sebab, hakikatnya seluruh manusia adalah umat yang satu, yang dipersatukan oleh persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah Insaniyah).

Sebagaimana Allah SWT berfirman:

كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللَّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ وَأَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ ليحكم بين الناس فيما اختلفوا فيه ….
“Manusia itu merupakan umat yang satu. Dan Allah mengutus para Nabi sebagai pembawa kabar gembira dan peringatan kepada mereka. Dan Allah SWT menurunkan bersama para Nabi tersebut kitab suci-Nya untuk memutuskan apa-apa yang diperselisihkan di antara mereka. (Q.S Albaqarah: 213)
Dan bukan suatu kebetulan jika bagian besar dari bangsa-bangsa Asia Afrika juga adalah beragama Islam, sehingga mereka tidak hanya dipersatukan oleh persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyyah) tapi juga disatukan oleh persaudaraan yang lebih kokoh dan kuat, yaitu persaudaraan keislaman (Ukhuwah Islamiyyah).

Sebagaimana Allah SWT berfirman:

إنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.(QS. Al Hujurat ayat 10)

Karena keislamannya pula, Bangsa-bangsa Asia Afrika itu seperti satu bangunan yang sangat kuat, mereka bersatu, saling membantu dan saling menolong. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW:

المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

Orang yang beriman terhadap Orang yang beriman lainnya, seperti satu bangunan yang kokoh yang saling menguatkan. (HR. Muttafaqun Alaih)

Oleh karenanya, Bangsa Asia Afrika harus bersatu, tidak boleh terpecah belah sebab persatuan akan melahirkan kekuatan, kebersamaan, dan kesejahteraan, sementara perpecahan hanya akan menimbulkan kelemahan dan penjajahan. Sebagaimana Allah SWT berfirman :

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Q.S Al Anfaal : 46)

Para Kepala Negara, Kepala Pemerintahan dan Sidang Jumat yang berbahagia,
Konferensi Asia Afrika yang mengangkat tema penolakan atas segala bentuk kolonialisme dan imperialisme, telah berhasil dengan baik. Saat ini, seluruh negara Asia Afrika telah berhasil mengusir penjajah dan meraih kemerdekaannya, kecuali satu negara yaitu Palestina yang hingga kini masih terus berjuang untuk mendapatkan kemerdekaannya. Adalah kewajiban kemanusiaan bagi Bangsa-bangsa Asia Afrika, untuk terus mendorong dan membantu kemerdekaan Bangsa Palestina.

Para Kepala Negara, Kepala Pemerintahan dan Sidang Jumat yang berbahagia,
Solidaritas Bangsa bangsa Asia Afrika 60 tahun lalu telah terbukti mampu menjadikan bangsa-bangsa Asia Afrika menjadi bangsa-bangsa yang merdeka. Maka saat ini dan masa-masa ke depan, solidaritas tersebut harus terus digaungkan dan digelorakan dalam kerjasama untuk membangun bangsa-bangsa Asia Afrika menjadi bangsa yang kuat, maju, aman, sejahtera dan beribadah serta bertakwa kepada Allah SWT. Karena sejatinya penghambaan Kepada Allah SWT akan terlaksana manakala ada kesejahteraan dan rasa aman. Sebagaimana Allah SWT Berfirman:

فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هذَا البَيْتِ الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوْعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ

Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan pemilik rumah ini (Ka’bah). Tuhan yang memberi makan sehingga tidak lapar atau sejahtera dan Tuhan yang memberi rasa aman sehingga tidak ada rasa takut (Q.S Quraisy : 3 - 4)

Perkumpulan kita di hari Jumat ini mudah-mudahan menjadi saksi bahwa peringatan ulang tahun ke 60 KAA haruslah menjadi tonggak baru lahirnya sebuah komitmen bersama untuk membangun semua kawasan Asia Afrika yang lebih baik. Asia Afrika yang maju, modern dan makmur dengan berlandaskan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemuliaan dan kemudahan kepada seluruh Pemimpin negara-negara Asia Afrika untuk memberi peran besar dalam upaya memakmurkan seluruh masyarakat Asia Afrika. Semoga Allah SWT takdirkan para Pemimpin Asia Afrika dan kita semua menjadi orang-orang yang beriman, bertakwa dan menjadi penghuni Surga-Nya di Akhirat nanti.

بارك الله لي ولكم فى القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته وأَقُوْلُ قَوْلِي هذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ .
للَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى اّلذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين.

SIAK SRI INDRAPURA - Sebagai upaya untuk menjalankan roda organisasi dan terus menghadirkan berbagai kegiatan bermanfaat bagi kaum muslimah di tengah masyarakat, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Siak melaksanakan pelantikan pengurus Salimah, periode 2015-2020, Sabtu (18/4/15).

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Siak Dra Hj Misnarni Syamsuar mengatakan, kiprah dan peran serta seluruh elemen perempuan dari berbagai organisasi amat besar dampaknya untuk mendukung pemerintah daerah dalam memajukan kualitas hidup kaum perempuan.

"Karena itu sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Siak, saya mendukung sepenuhnya upaya yang dilakukan organisasi Salimah untuk mewujudkan tujuan mulia organisasi. Visi organisasi antara PKK dan Salimah memiliki kesamaan, yaitu sama-sama bercita-cita meningkatkan kesejahteraan perempuan. Semoga dengan kesamaan visi ini dapat meningkatkan kerjasama yang baik bagi kedua organisasi," kata Misnarni di hadapan pengurus, kader, dan undangan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Salimah Kabupaten Siak yang baru dilantik Nur Rubayati, SSi, Apt, dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk terus membina dan mencetak perempuan berkepribadian dan berjiwa kepemimpinan."Sesuai filosofi salimah, kita berharap setiap keder persaudaraan muslimah mampu menjadi perempuan muslimah yang bisa menjadi teladan keluarga dan orang lain" katanya.

Dengan dilantiknya pengurus Salimah Kabupaten Siak tersebut, secara resmi jabatan Ketua dijabat oleh Nur Rubayati SSi, Apt dan sekretaris dijabat Wella Febriyani SPt. Selain itu sebanyak 12 orang koordinator seksi juga turut dilantik sebagai pengurus organisasi perempuan yang tersebar diseluruh Indonesia ini.

Kegiatan pelantikan pengurus juga dirangkai dengan kegiatan Seminar bertema "Wonderful Couple" dengan narasumber Ida Nurlaila SSI dari Jogjakarta. Selain itu untuk memeriahkan rangkaian acara, panitia juga melaksanakan lomba menghias mie sagu bagi ibu-ibu dan lomba mewarnai bagi pelajar setingkat Taman Kanak-kanak.

Goriau.com