Select Menu

Berita PKS

Nasional

Alam Islami

Analisa & Opini

Sejarah

Muslimah

Fiqh Dakwah

Saintek

Video Pilihan



pkssiak.org, JAKARTA (26/11) - Sidang paripurna DPR untuk menetapkan revisi UU MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2014 ditunda pengambilan persetujuannya. Paripurna memutuskan pembahasan dikembalikan ke Badan Legislasi.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang memimpin sidang paripurna mengetok palu penundaan pengambilan persetujuan mengingat adanya catatan terhadap pembahasan lanjut revisi UU MD3.
"Ada dua opsi yang pertama kita voting dan kedua ditunda. Kalau ditunda kita setuju?" tanya Fahri Hamzah yang dijawab setuju oleh anggota dewan.
Fahri meminta catatan fraksi yang dikemukakan pada paripurna diselesaikan di Baleg. "Usul saya ini tadi ada banyak catatan, catatan itu harusnya diselesaikan di tingkat baleg karena kita tidak mau ada UU selesai seminggu dua minggu ke depan, tapi patah di MK. Kita ingin selesaikan baik-bail prosedural dan tidak ada yang menggugat dan dipatahkan," sambungnya.
Sejumlah fraksi memang menyuarakan agar DPD dilibatkan dalam pembahasan revisi UU MD3.
Anggota Fraksi PKS Al Muzzammil Yusuf memaparkan putusan MK yang mengharuskan dilibatkannya DPD. "Mempertimbangkan amar putusan MK, kami menyarankan untuk ada penundaan untuk menyertakan DPD walau cuma beberapa hari," ujarnya. [http://news.detik.com]

pkssiak.org - Pemerintahan Jokowi-JK baru berjalan hampir dua bulan namun pemerintah sudah membuat kebijakan untuk impor sapi asal Australia hingga 264 ribu ekor pada kuartal empat tahun ini. Jumlah ini meningkat tajam dari perkiraan awal sekitar 136 ribu ekor.

Sapi tersebut akan diimpor dari negara bagian Queensland, yang juga menjadi tuan rumah G20. Jadi jangan heran jika dalam waktu dekat, daging sapi impor dari Queensland akan merambah banyak pusat perbelanjaan dan pasar tradisional selama beberapa bulan mendatang.

Jika dicermati kebijakan pemerintah  Joko Widodo ini sangat bertolak belakang dengan apa yang diucapkannya sewaktu masih menjadi calon presiden pada bulan Maret 2014. Saat itu, di sela-sela blusukan di Pasar Cipanas, Cianjur Jawa Barat. Jokowi mengatakan bahwa Indonesia harus punya keberanian untuk menghentikan impor daging sapi. Indonesia memiliki kemampuan untuk menciptakan swasembada daging yang sepenuhnya bergantung pada produksi dalam negeri. “Kita harus punya keberanian untuk beralih dari konsumsi ke produksi. Selama ini kita tidak berani berproduksi karena tidak ada kemauan,” kata Jokowi saat itu.

Jokowi juga mengatakan Indonesia tidak usah takut kekurangan pasokan karena ada peternakan dengan produksi sapi yang cukup di Nusa Tenggara. Karena itu, kata Jokowi, swasembada daging sapi bisa terwujud jika program ini dikerjakan secara serius. "Bukan sesuatu yang sulit," ujar Jokowi.

Pengamat ekonomi Fuad Bawazier menilai kebijakan Presiden Joko Widodo yang tidak sesuai ucapannya saat masih jadi capres menunjukkan tidak konsisten. Menurut Fuad Bawazier, izin impor sapi dari Australia itu sangat mungkin terkait dengan lobi yang dilakukan Australia pada waktu Presiden Jokowi bertandang ke Australia untuk menghadiri KTT G20 November lalu.  “Kalau kemungkinan karena lobi itu sudah biasa, dulu juga saat mobil murah akhirnya tidak setuju karena lobi dari Jepang. Lalu bagaimana peternakan sapi kita akan bisa mandiri,” terang Fuad.

Abdulrachim, pengamat ekonomi dari Rumah Perubahan menambahkan, yang harus dicermati adalah apakah ini karena memang ada permintaan yang mendadak meningkat atau mengada-ada. Selain itu masalah yang perlu diperhatikan adalah mafia pangan. “Beberapa bulan lalu masuk sapi impor 40 ribu ekor tapi harga di pasaran tetap, ini artinya pasar daging dikuasai mafia yang memainkan harga daging sapi sehingga harga tidak turun,” jelasnya.

Indonesia memang merupakan pasar yang penting bagi Australia. Sebagian besar komoditas ekspor pertanian Australia senilai lebih dari AUD 1 miliar per tahun masuk ke Indonesia, terutama ekspor hewan hidup (tidak termasuk seafood) dari Australia dengan total AUD 308 juta pada tahun 2013. Daging sapi dan sapi ekspor dari Australia ke Indonesia pada tahun 2014 diperkirakan akan meningkat 27 persen dari tahun ke tahun hingga mencapai 50.000 ton shipped weight. FN - 06 

sumber: fastnewsindonesia.com

foto: Jokowi saat dijamu makan malam oleh PM Australia Tony Abbott saat hadiri pertemuan negara-
pkssiak.org - Aksi damai mahasiswa Riau yang menolak kehadiran Presiden Jokowi di Pekanbaru berakhir ricuh. Polisi membubarkan aksi demonstrasi yang dilakukan di depan Kantor RRI, Selasa (25/11/2014).

Bahkan aparat polisi bertindak tak beretika dengan menyerang mahasiswa di Mushola yang berada di kawasan RRI. Aparat yang tetap menggunakan sepatu masuk ke dalam mushola.

"Musholla yg merupakan tempat paling aman, dinjak-injak oleh manusia berseragam itu. Bahkan, ketika ada yg sdg sholat dan berdoa-pun tak luput dari pukulan," demikian keterangan dari mahasiswa Riau yang dirilis melalui facebook Kabinet Biru Langit Universitas Riau. (Baca: Menyerbu Mushola, Polisi Sudah Seperti Tentara Israel)

Aksi biadad aparat polisi ini pun mendapat kecaman luas. Salah satu ulama dan tokoh nasional Salahudin Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Solah menyatakan harus diusut dan ditindak.

"Harus di usut Dan ditindak," ujar Kiai NU ini melalui akun twitternya @Gus_Sholah, Rabu (26/11/2014) menanggapi pemberitaan di media cetak Pekanbaru Pos yang berjudul 'Musala Diinjak, Alquran Berserak'.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau juga sudah bersikap. MUI sangat menyayangkan sikap arogansi aparat kepolisian yang berujung kepada penistaan terhadap Agama Islam.

"Aparat arogansi itu, apa lagi di dalam rumah ibadah menggunakan sepatu. Harusnya menghormati rumah ibadah, presiden saja masuk masjid buka sepatu. Kita minta agar aparat minta maaf secara terbuka kepada khalayak," ungkap Ketua Umum MUI Propinsi Riau Prof Dr H Mahdini MA, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (26/11/2014), seperti dilansir datariau.com.

Sampai tulisan ini dibuat, belum ada tanggapan dari institusi kepolisian daerah maupun POLRI pusat.
[pkspiyungan.org]

pkssiak.org - Film JOKOWI ADALAH KITA sempat tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia pada hari Kamis, 20 Nopember 2014. Namun baru sehari tayang, film JOKOWI ADALAH KITA dihentikan penayangannya mulai Jumat (21/11).

KK Dheeraj sebagai produser filmnya sekaligus pemilik rumah produksi K2K Pictures memberikan alasannya karena situasi yang tidak memungkinkan.

"Film JOKOWI ADALAH KITA ditunda dulu penayangannya dikarenakan situasi politik yang memanas sebagai akibat imbas kenaikan harga BBM," ujar KK Dheeraj seperti dilansir kapanlagi.com.

Namun salah seorang penonton menceritakan kalau film JOKOWI ADALAH KITA sepi penontonya.

Seperti yang ramai beredar di socmed, salah satu penonton Zulkifli Andi Mandasini menceritakan tentang sepinya penonton:

Menonton Film ‘Jokowi Adalah Kita’ yang tayang di bioskop kemarin (Kamis, 20 Nopember 2014), memang sengaja saya jadwalkan sejak jauh hari sebelumnya. Saya menonton film yang bercerita tentang Presiden RI ke-7 tersebut di bioskop Hollywood XXI Kompleks Hotel Kartika Chandra GatSu Jakarta Selatan. Saat menonton film ini, hanya ada lima orang termasuk saya yang ada dalam studio tersebut. Bisa dibayangkan betapa sepinya hanya berlima dalam bioskop selama sejam lebih.

K2K Pictures belum memberitahukan kapan pastinya JOKOWI ADALAH KITA kembali ditayangkan di bioskop.
[pkspiyungan.org]

pkssiak.org, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Gatot Pujo Nugroho, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi mengemban tugas mulia dalam memajukan pendidikan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Gubernur mengatakan di pundak para guru, ada wajah masa depan Indonesia.

 “Kecintaan kita kepada tanah air melalui karya bakti dalam profesi, seperti yang diamanahkan oleh Menteri Pendidikan tentang bagaimana kita di ruang kelas, maka kita sedang menatap wajah baru Indonesia. Wajah masa depan Indonesia yang sedang dan akan kita titipkan kepada anak-anak peserta didik,” ujar Gubsu saat menghadiri peringatan Hari Guru Nasional tahun 2014 tingkat Provinsi Sumut, Selasa (25/11) di Lapangan Merdeka Kota Binjai.

Hadir dalam acara itu antara lain Walikota Binjai, HM Idaham; Wakil Walikota Binjai, Timbas Tarigan; Ketua PB PGRI, Muhammad Asmin; Ketua PGRI Provinsi Sumut, Amanah Yustini; Kakanwil Kementerian Agama Sumut, Tohar Bayo Angin; Direktur USAID Prioritas, Agus Marwan; dan seluruh pengurus PGRI se-Provinsi Sumut.

Gubsu dalam kesempatan itu juga mengingatkan bahwa Guru dalam menjalankan profesinya diharapkan tidak kaku dalam proses belajar mengajar.

“Bagaimana ruang kelas hendaknya tidak hanya ruang yang kaku, beku, dan (menjadi tempat) transfer pengetahuan saja. Tetapi hendaknya, ruang kelas juga menjadi tempat kita mengawali atau mengakhiri pelajaran dengan penyampaian pesan-pesan moral. Sampaikanlah pesan-pesan keteladanan dan kesuksesan dari orang-orang yang mampu memberikan inspirasi kepada peserta atau anak didik,” pesan Gubsu.

Walikota Binjai, HM Idaham, dalam sambutannya juga memberikan apresiasi tertinggi kepada para guru yang telah memajukan dunia pendidikan. Menurutnya, guru bisa membuktikan perannya sebagai insan pengantar pemuda ke masa depan, sekaligus mampu menjadikan pendidikan sebagai jembatan semangat keberadaban bangsa dan negara yang lebih baik.

“Selamat Hari Guru, dan terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah mempercayakan Kota Binjai sebagai tuan rumah peringatan Hari Guru,” ujarnya.

Peringatan Hari Guru Nasional yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut ini juga ditandai dengan pagelaran tari keberagaman etnis di provinsi tersebut. Pada kesempatan itu, Gubsu dan Walikota Binjai juga menandatangani prasasti Gedung PGRI Kota Binjai. Di akhir acara kedua pimpinan daerah menyerahkan piala dan penghargaan kepada guru-guru berprestasi atas dedikasinya memajukan dunia pendidikan Sumatera Utara. [gatotpujonugroho.co]