Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHIDMAT UNTUK RAKYAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » Kunjungan Paus Ke Betlehem, Vatikan Mengakui Negara Palestina

Kunjungan Paus Ke Betlehem, Vatikan Mengakui Negara Palestina


By: admin Senin, 26 Mei 2014 0

Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus tiba di Betlehem, Tepi Barat dan disambut Presiden Palestina Muhammad Abbas, Ahad (25/5) - (muslimedianews.com)
emimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus tiba di Betlehem, Tepi Barat dan disambut Presiden Palestina Muhammad Abbas, Ahad (25/5) – (muslimedianews.com)
pkssiak.org, Betlehem - Kedatangan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus di Betlehem, Tepi Barat (Sungai Yordan) merupakan isyarat Vatikan mengakui berdirinya negara Palestina.

Associated Press menuliskan Ahad (25/5/2014), sebelumnya para pemimpin gereja Katolik selalu tiba lebih dulu di Tel Aviv, ibukota Israel. Tapi kali ini, Paus Fransiskus langsung menginjakkan kakinya di Betlehem, Tepi Barat. ‘’Ini merupakan simbol bahwa Gereja Katolik merestui berdirinya sebuah negara bernama Palestina’’ tulis kantor berita kondang itu.

Bahkan, Paus Fransiskus yang terbang dari Yordania dan mendarat di sebuah helipad di Betlehem itu, langsung menemui Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Program kunjungan yang disusun pejabat Vatikan itu juga menyebut Mahmoud Abbas sebagai ‘’Presiden Negara Palestina’’.

Pada 29 November 2012, Sidang Umum PBB meningkatkan peranan Palestina dari negara peninjau menjadi ‘negara non-anggota peninjau PBB’. Dengan demikian, secara de facto PBB mengakui kedaulatan Palestina.

Dengan status barunya itu, posisi Palestina bisa disejajarkan dengan posisi Gereja Katolik Vatikan, dan Switzerland yang menyandang negara non anggota peninjau PBB sejak 50 tahun. PBB juga mengizinkan delegasi Palestina menyebut diri sebagai ‘Peninjau Tetap Misi Negara Palestina di PBB. Bukan lagi Otoritas Nasional Palestina. (inilah/sbb/dakwatuna)


DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar