PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Siak Kadri Yafis tak mau menanggapi terkait dugaan korupsi proyek pengadaan E-Learning untuk 48 Sekolah Dasar (SD) di Siak tahun 2014 yang berasal dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Kalau soal itu (dugaan korupsi proyek E-learning, red), saya no comment saja. Kita serahkan semuanya sama pihak kepolisian," kata Kadri Yafis kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (24/6/2015).
Alasan Kadri tidak mau menanggapi persoalan itu, karena semua sudah diselidiki pihak kepolisian. Ia tidak ingin adanya perbedaan jawaban antara penegak hukum dengan dinas pendidikan.
Berdasarkan keterangan Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada media, proyek tahun 2014 dari APBN sebesar Rp2,5 miliar itu diserahkan kepada bidang SD di Dinas Pendidikan Siak.
Anehnya, Kepala Bidang SD di Dinas Pendidikan Siak, Sofyan juga mengaku tidak mengetahui kalau adanya mark-up anggaran yang menyebabkan kerugian negara.
Dikatakan Sofyan, dirinya hanya sebatas mengetahui pengadaan proyek itu yang kemudian dananya ditransfer langsung dari pusat ke masing-masing sekolah dasar.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Pemkab Siak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berupaya mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg yang membuat masyarakat resah, karena kesulitan mendapatkannya.
Disperindag menegaskan kepada seluruh pemilik pangkalan elpiji 3 kg agar menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp17 ribu per tabung.
"Bilamana masih ada pangkalan yang nakal karena menjual gas elpiji 3 kg di atas HET, kita akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," kata Kadisperindag Siak Wan Bukhori, saat memimpin rapat bersama pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg dan pihak Pertamina, untuk mencarikan solusi menuntaskan permasalahan tersebut di Kantor Disperindag Siak, Selasa (23/6/2015).
Rapat berlangsung cukup alot, bahkan menyita waktu hingga tiga jam. Upaya yang dilakukan Disperindag, untuk menindaklanjuti kelangkaan elpiji 3 kg yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir.
"Sebelum rapat kita tutup, kembali saya tekankan kepada seluruh pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg di Siak, agar mematuhi kesepakatan kita hari ini. Jangan ada lagi yang menjual gas elpiji 3 kg di atas Rp17 ribu," tegas Wan.
Namun, sejumlah pemilik pangkalan elpiji ada yang mengeluhkan HET yang ditetapkan Disperindag Siak, mengingat sejumlah agen berada di daerah pinggiran dan pelosok, sehingga butuh biaya tambahan dalam pendistribusian elpiji tersebut.
"Daerah kami jauh di pelosok pak, HET Rp17 ribu ini terasa berat. Karena kami harus mengeluarkan biaya tambahan, mohon kebijakan Disperindag agar menetapkan HET sekitar Rp19 ribu di tempat kami," ujar seorang pemilik pangkalan yang mengaku dari daerah Sungai Apit.
"Kalau yang dipelosok boleh saja ada tambahan, tapi jangan terlalu besar sehingga memberatkan masyarakat," pungkas Wan Bukhori.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK - Kepala Dinas Perhubungan (Dishubkominfo) Siak Kaharuddin mengatakan, tahun 2015 ini ditargetkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,5 miliar. Target tersebut dimungkinkan tercapai, apabila setiap sisi di perhubungan dapat dikontrol secara maksimal.
Ia menjelaskan, pundi-pundi PAD di Dishubkominfo dapat diambil dari jasa kepelabuhanan. Paling tidak ada empat pelabuhan yang bisa menghasilkan, yakni pelabuhan Tanjung Buton, Siak, Sungai Apit dan Buatan. Biasanya, dari 4 pelabuhan itu memberikan PAD untuk Kabupaten Siak sebesar Rp 300 juta pertahun.
"Selain sisi pelabuhanan, kita dapat mengambil dari KIR, terminal AKAP Perawang, kemudian ada izin trayek Minas dan Perawang baru kemudian dari sisi parkir. Tapi izin trayek dan parkir tidak signifikan," katanya, Minggu (21/6/15) kemaren.
Tahun 2014, target PAD yang ditetapkan hanya Rp 850 juta. Realisasi dari target itu mencapai 98 persen. Karena di tahun 2015 ini masuk PAD dari tower, sehingga target dinaikkan menjadi Rp 1,5 miliar.
"Mengingat pencapaian target dari tahun ke tahun, saya optimistis target ini dapat tercapai. Sekaligus, kita juga memaksimalkan potensi yang ada," kata dia.
Sumber siaksatu
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Memasuki minggu pertama bulan suci Ramadan, masyarakat Siak mulai kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Bahkan, sejumlah agen penyedia elpiji juga mengeluhkan kelangkaan tersebut.
Safrin, salah seorang agen penyedia gas elpiji di Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak mengaku, kelangkaan elpiji 3 kg sudah dirasakan sejak hari pertama bulan Ramadan. Distributor yang biasa dua kali seminggu datang ke warungnya, sudah 3 hari terakhir belum datang, sehingga masyarakat yang datang ingin membeli elpiji sering kecewa.
"Sejak seminggu ini gas elpiji 3 kg belum masuk, padahal masyarakat banyak yang datang mau beli, mau gimana lagi, kita tunggu aja," ujar Safrin, Senin (22/6/2015).
Hal senada juga dikeluhkan oleh Anas (38), warga Tambak Rejo Kelurahan Sungai Mempura, yang sudah sejak kemarin mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg itu.
"Sejak kemarin saya mendatangi warung yang menjual elpiji 3 kg, tapi semuanya kosong. Bahkan saya sudah keliling sampai ke kampung sebelah untuk membeli gas elpiji, namun hasilnya sama," keluh Anas.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Siak Wan Bukhori mengaku sudah menegur seluruh pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 kg agar tidak melayani pembeli dengan jumlah banyak, dan harus lebih mengutamakan masyarakat kecil.
"Saya sudah ingatkan semua pangkalan elpiji yang ada di Siak agar tidak melayani pembeli yang berlebihan, seperti terjadi di sejumlah pangkalan, begitu datang elpiji dari Pertamina ke agen, langsung diborong menggunakan keranjang dan mobil pickup. Inilah salah satu penyebab kelangkaan elpiji itu, sehingga masyarakat dirugikan," terang Wan Bukhori.
Wan Bukhori menegaskan, pihaknya segera memanggil seluruh pemilik pangkalan gas elpiji di Siak, agar lebih memprioritaskan masyarakat kecil dalam penjualan elpiji 3 kg itu.
"Kalau masih ada agen yang membandel dengan aturan yang kita buat ini, akan diberi sanksi tegas. Kalau perlu izinnya kita cabut," tegas Kadisperindag.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Karena tidak direspon pihak perusahaan, ratusan buruh PT Surya Intisari Raya (PT SIR) di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak melanjutkan aksi mogok kerjanya.
Untuk menyelesaikan persoalan itu, ratusan buruh PT SIR mendatangi kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Siak, Kamis (18/6/2015). Mereka mengadukan nasibnya dan berharap Dissosnakertrans segera memberikan solusi dan menindak perusahaan yang telah melanggar Undang-undang ketenagakerjaan.
"Kami berharap persoalan ini segera disikapi pemerintah daerah melalui Disosnakertran dan menindak tegas perusahaan," kata Ketua Serikat Pekerja Perjuangan PT SIR, Hasan.
Dia menjelaskan, seluruh buruh sudah tidak kuat lagi atas tindakan arogansi yang dilakukan pihak PT SIR. Mereka menilai perusahaan sesuka hatinya melakukan kerja paksa tanpa bayar gaji, pemecatan sepihak, dan melarang karyawannya mengikuti organisasi serikat pekerja.
"Bahkan, 5 orang buruh dikeluarkan karena tergabung di organisasi Serikat Pekerja Perjuangan," ujarnya.
Kepala Bidang Pengawasan Disosnakertran Siak, Imron Rodisi, mengatakan, untuk saat ini pihaknya hanya bisa memberikan imbauan kepada perusahaan dan buruh agar sama-sama menjaga kondisi tetap kondusif. Dia menyarankan agar perusahaan kembali mempekerjkan buruh dan membayar hak mereka. Begitu juga dengan buruh, agar menghentikan aksi mogoknya.
"Kami cuma bisa kasi imbauan dulu. Semua masalah yang dilaporkan ini akan kami periksa. Jika terbukti perusahaan melakukan pemecatan sepihak, dan pemotongan gaji tidak jelas serta jam kerja, baru akan kita ambil tindakan tegas," pungkasnya.
Sumber Goriau
PKS SIAK, Bungaraya-Bupati Siak H Syamsuar melantik Pengurus Pemuda Pancasila (PP) Bungaraya periode 2015-2018. Dalam pelantikan tersebut, bupati berharap organisasi Pemuda Pancasila bisa memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pembangunan di Siak.
"Pemuda harus mampu menciptakan suasana yang kondusif. Kondusifitas akan membuat para investor menanamkan modalnya di Kabupaten Siak, dan hasilnya semakin terbukalah lapangan kerja bagi para Pemuda,” kata Bupati.
BUpati yakin, keberadaan Pemuda Pancasila di Bungaraya siap membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan, karena program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Apalagi, masih banyak program pemerintah kecamatan yang masih belum selesai.
"Dan ini harus kita selesaikan, berbagai pembangunan yang dilaksanakan ini harus didukung oleh organisasi kemasyarakat, salah satunya Pemuda Pancasila," katanya.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut anggota DPRD Siak Azmi, Camat Bungaraya Diki Sofyan, Kapolsek Bungaraya Ray Sufri, Penghulu, Jajaran Pengurus Pemuda Pancasila kecamatan Bungaraya.
PAC PP kecamatan Bungaraya Edi Yanto dalam sambutannya mengatakan, organisasi Pemuda Pancasila bukanlah organisasi premanisme, melainkan organisasi yang membantu dan mendukung pembangunan pemerintahan Kabupaten Siak, dan siap memerangi narkoba.
Sementara Ketua MPC PP Kabupaten Siak Taufik Herman menyebutkan, untuk melaksanakan tugas dan fungsi organisasi ini, maka pengurus yang dilantik harus mampu menjalankan amanah dengan sebaik baiknya.
Sumber siaksatu
PKS SIAK, Sungai Apit - Meski baru setahun dibangun, namun kondisi gedung SDN 13 kampung Busur Sungai Apit sudah memprihatinkan. Pantauan siaksatu.com meyebutkan, kondisi ruang kelas hingga ruang kepala sekolah terlihat hancur dan mau ambruk.
Salah seorang warga Kampung Busur, Khaidir, mengaku sangat khawatir dengan keselamatan anak-anak akibat kondisi gedung sekolah tersebut.
"Padahal, kalau tidak salah, sekolah tersebut baru di bangun setahun lalu, tapi kondisinya saat ini sangat memperhatinkan. Bahkan plaponnya sudah banyak yang jatuh kebawah," katanya.
Khaidir juga mengatakan, selain kondisi yang memprihatinkan, SDN 23 Kampung Busur beberapa waktu lalu juga disatroni maling, sehingga beberapa barang, seperti kaca dan buku yang ada di sekolah tersebut banyak yang hilang," katanya.
Sementara itu wakil Kepala sekolah Sulaiman saat ditanya wartawan mengakui, sekolahnya beberapa hari lalu mengalami kemalingan. "Kita sangat menyayangkan sekali terjadi pencurian di sekolah tersebut,padahal buku buku tersebut untuk di bagikan ke pada anak anak, karena dicuri buku tersebut tidak bisa lagi dibagi ke anak anak," katanya.
Sumber siaksatu
PKS SIAK, SIAK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siak, mengumumkan bahwa untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati jalur independen telah ditutup dan tidak ada yang mendaftar. Sementara untuk pasangan yang menggunakan jalur Partai Politik (Parpol) baru akan dibuka pada Juli mendatang, dan bagi pasangan yang akan maju masih aktif Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar sudah berhenti.
Selasa (16/6/15), keterangan Ketua KPUD Siak Agus Salim, kepada riauterkini.com hingga ditutup pasangan untuk jalur independen tidak ada atau nihil, dan untuk pasangan yang menggunakan Parpol akan dibuka pada 26 hingga 28 Juli mendatang.
"Untuk Independen saat ini tidak ada, dan kemungkinan ada di jalur yang menggunakan Parpol. Untuk jalur Parpol kita buka usai Idul Fitri atau bulan Juli mendatang," ujar Agus.
Agus mengungkapkan bahwa untuk jalur Parpol berkemungkinan banyak yang akan maju, karena saat ini banyak pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar ke Parpol-parpol yang ada.
"Mungkin banyak yang menggunakan jalur Parpol, seperti yang kita lihat saat ini," ujarnya.
Selain itu ia juga mengingatkan bahwa, bagi pasangan yang akan maju Pilkada masih berstatus PNS sudah mengundurkan diri dan di ajukan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI. Sementara untuk pasangan calon incamben atau yang masih menjabat sebagai Kepala Daerah, dapat mengajukan cuti.
"Saat pendaftaran nanti, bagi yang masih PNS sudah mengundurkan diri atau berhenti. Sesuai Undang-undang, dan yang masih menjabat dapat mengajukan cuti," tambah Agus.
Sumber Riauterkini
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Selama bulan Ramadhan, jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Siak dikurangi dari hari biasa. Kendati demikian, meski jam kerja dipangkas karena PNS menjalankan ibadah puasa, diharapkan kinerja untuk melayani masyarakat jangan terabaikan.
"Bulan puasa, PNS masuk jam 8 pagi, pulang jam 3 sore. Jangan karena alasan berpuasa, pelayanan publik terganggu, tidak boleh seperti itu," kata Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi kepada GoRiau.com, Selasa (16/6/2015).
Selain itu, Bupati sudah instruksikan kepada Satpol PP agar berkoordinasi dengan Polres Siak dan pihak kecamatan untuk menjaga keamanan selama bulan puasa. "Jam operasional warung internet (warnet) harus diperhatikan, apalagi yang berdekatan dengan masjid. Selain itu juga permainan petasan yang dapat menganggu orang yang sedang beribadah," jelas Syamsuar.
Terkait keberadaan pasar yang menjual makanan dan minuman menjelang masuknya waktu berbuka puasa, lanjut Syamsuar, kondisi ini harus diantisipasi dan ditata dengan baik. Sehingga, tidak menganggu arus lalu lintas.
"Koordinasi dengan polisi untuk mengatur lalu lintas di pasar-pasar yang menjual makanan dan minuman menjelang berbuka puasa. Jangan sampai menganggu penguna jalan, akibat keberadaan pasar kaget ini. Saya instruksikan juga agar semua camat bekerjasama dengan masing-masing Polsek untuk menjaga keamanan dan kenyamanan umat Islam selama bulan puasa ini," pungkas Bupati.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengatakan, dari 94 jumlah murid yang diterima tahun pertama Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) di Perawang, 50 orang diantaranya merupakan pelajar dari Kabupaten Siak.
"Kita patut berbangga, ada 50 pelajar dari Siak yang lulus MAN IC tahun ini. 38 pelajar dari SMP dan sisanya 12 pelajar dari MTs," kata Syamsuar kepada GoRiau.com, Selasa (16/6/2015).
Dijelaskan Syamsuar, MAN IC merupakan sekolah agama unggulan yang diprogram oleh Kementerian Agama. Dimana, pembangunan MAN IC di Perawang, Kabupaten Siak merupakan cabang ke-9 di seluruh Indonesia.
"MAN IC ini merupakan madrasah yang keunggulannya sudah tidak diragukan lagi. Kita menaruh harapan besar pada MAN IC di Siak ini bisa memajukan pendidikan madrasah di Riau, khususnya di Siak untuk mewujudkan masyarakat Riau yang agamis," tutup Bupati.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Siak melaksanakan tahapan tes tertulis terhadap 103 orang calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di SMK Negeri 1 Kecamatan Siak, Senin (15/6/2015).
Ketua Panwaslu Siak, Aris Susanto melalui Ketua Pokja M Royani mengatakan, dari hasil pendaftaran yang dibuka sejak 28 Mei sampai 1 Juni kemarin, tercatat 107 orang yang mendaftar. Namun, setelah di verifikasi, ada 4 orang yang tidak melengkapi persyaratan.
Adapun persyaratan umum seperti, usia minimal 25 tahun, ijazah SLTA sederajat, berdomisili di kecamatan bersangkutan, tidak pengurus parpol atau telah mundur minimal 5 tahun lalu, mundur dari PNS, jabatan di BUMD saat mendaftar, tidak pernah dipidana lebih dari ancaman 5 tahun, siap bekerja penuh waktu, dan beberapa syarat lainnya.
"103 orang yang megikuti tes tertulis ini, nantinya diambil 84 orang untuk mengikuti tes wawancara. Kemudian, dari 84 orang itu akan ditetapkan 42 orang yang akan ditempatkan 3 orang di masing-masing kecamatan," jelasnya.
"Pengumuman kelulusan tes tertulis ini, lanjut M Royani, akan disampaikan tanggal 17 Juni melalui media massa ataupun melalui pesan singkat yang dikirimkan panitia kepada peserta," tutupnya.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Sebanyak 160 buruh PT Surya Inti Sari (PT SIR) menggelar aksi mogok kerja, untuk menuntut hak mereka kepada perusahaan yang memotong gaji, sehingga memberatkan buruh, Senin (15/6/2015).
Dalam aksinya, para buruh berorasi menyampaikan seluruh aspirasi mereka yang merasa diintimidasi manajemen perusahaan. Bukan itu saja, para buruh menilai perusahaan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak tanpa alasan yang jelas terhadap lima rekan kerja mereka.
Ketua Serikat Buruh PT SIR Hasan mengatakan, ada empat tuntutan para buruh kepada perusahaan, yakni menghentikan pemotongan upah yang terlalu tinggi, pemotongan BPJS harus dilakukan sesuai peraturan, masa kerja yang diberikan berbentuk volume tidak sesuai dengan perjanjian kerja sebelumnya. "Kita akan tetap melakukan mogok kerja sampai tanggal 18 Juni. Bila perusahaan tidak koorperatif menanggapi keinginan para buruh, kita akan tetap menuntut hak," ujar Hasan.
Dikatakan, para buruh juga meminta Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Kabupaten Siak untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan buruh tersebut.
"Kami meminta perusahaan proaktif kepada buruh, dengan menghapuskan intimidasi terhadap buruh, kalau tidak juga ada itikat baik dari perusahaan kami akan menempuh jalur hukum," kata Hasan.
Sementara Kapolsek Tualang Kompol Ahmad Gusti Hartono saat melakukan pengamanan aksi mogok kerja buruh PT SIR mengatakan, serikat buruh memiliki hak untuk melakukan mogok kerja dan mereka disini bukan melakukan demontrasi atau unjuk rasa. Tapi menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.
"Kami berharap mogok kerja yang dilakukan buruh PT SIR jangan sampai merugikan pihak lain atau bersifat anarkis," ujar Kapolsek.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Tuan rumah Kabupaten Siak berhasil tampil sebagai juara umum dalam kejuaraan nasional sepatu roda antar club yang berlangsung 12-14 Juni 2015 di Siak. Atas prestasi itu, atlet Siak berhak mendapatkan piala Bupati Siak.
Bupati Siak H Syamsuar mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan atlet sepatu roda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
"Siak berhasil meraih juara umum kejuaraan antar club sepatu roda. Ini prestasi yang membanggakan, kita berharap bisa dipertahankan tahun depan," ujar Bupati, Senin (15/6/2015).
Bupati juga mengharapkan olahraga sepatu roda ini terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Siak, sehingga nanti menghasilkan atlet handal baik tingkat regional, nasional maupun internasional.
"Ini peluang bagi anak-anak Siak agar bisa bersaing dengan atlet lain. Apalagi arena sepatu roda di Siak sudah ada, tentu ini menjadi peluang bagi anak-anak untuk terus meningkatkan kemampuannya. Atas prestasi ini, saya beri apresiasi," ujar Bupati.
Sumber Goriau.
PKS SIAK, SIAK- Pemerintah Kabupaten Siak mengingatkan kepada seluruh SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak untuk sementara tidak mengadakan pembelian Mobnas baru.
Demikian di tegaskan oleh Sekdakab Siak Drs H TS Hamzah Msi saat rapat di Kediaman Bupati siak. Dikatakanya, intruksi tidak membeli mobil dinas tersebut karena jumlah anggaran APBD Siak pada tahun 2015 ini berkurang.
"Jadi, untuk sementara ini dinas tidak dibenarkan untuk membuat kegiatan pengadaan Mobnas, terutama dalam anggaran APBD-P Tahun 2015 ini," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, anggaran tahun 2015 ini sebaiknya untuk kegiatan yang menyentuh masyarakat langsung. "Kita harus memilih mana yang prioritas dan yang bukan, jadi bila berhubugan dengan masyarakat, pasti kita prioritaskan," katanya.
Sekda menambahkan, untuk kepentingan Safari Ramadhan, SKPD bisa menggunakan mobnas yang ada.
Sumber pkssiak.org
PKS SIAK, PERAWANG-Ratusan masyarakat Kecamatan Tualang mengikuti Fun Bike dengan rute keliling kota industri Perawang, Minggu (14/6). Fun bike tersebut merupakan rangkaian kegiatan Siak Fair 2015.
Fine Bike itu sendiri dilepas langsung oleh Wakil Bupati Siak Alfedri MSi di depan terminal lama Perawang. Selain Wabup Siak, juga hadir Bupati Siak Syamsuar Msi. Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, anggota DPRD Masri SH, serta Upika Tualang dan tokoh masyarakat.
Bupati Siak menyambut baik dilaksanakan Fair Siak oleh pihak swasta untuk mempromosikan pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Siak dan perusahaan. "Kegiatan ini penting untuk menyampaikan informasi ke masyarakat tentang pembangunan Siak, khususnya mengenai perkembangan ekonomi dan budaya di Siak,"ungkapnya.
"Fine Bike ini sangat penting bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga sebagai hiburan masyarakat," ungkapnya.
Dalam ibent Fun Bike tersebut, juga dilakukan pembagian hadiah kepada peserta yang beruntung dengan hadiah utama sepeda motor.
Sumber Siaksatu
PKS SIAK, BUNGARAYA-Warga RT 01/ RW 01 Kampung Tuah Indrapura Kecamatan Bungaraya banyak yang mengeluh terkait sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 Kg. Akibatnya, saat ini banyak warga yang terpaksa menggunakan pelepah sawit untuk memasak nasi.
Menurut Kusmari (30), salah seorang warga Kampung Tuah Indrapura Kecamatan Bungaraya, kesulitan warga mendapatkan gas elpiji 3 Kg sudah dialami sejak beberapa hari ke belakang.
"Dalam beberapa hari ini kami kesulitan sekali mencari gas 3 Kg, kami sudah berkeliling kampung untuk dapatkan gas tersebut, tapi tetap nihil. Entah kemana perginya gas itu," keluhnya.
"Untuk warga berharap kepada Disperindag Kabupaten Siak untuk memantau distribusi gas tersebut, sehingga diketahui kenapa gas elpiji bisa langka. "Pemerintah harus sidak ke pangkalan dan agen, mana tahu dijualnya ke daerah lain untuk mendapatkan harga lebih tinggi.
Sumber Siaksatu
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Bupati Siak H Syamsuar MSi mengajak seluruh pemuda di Negeri Istana agar terus berkreasi dan melakukan hal-hal positif di tengah masyarakat. Selain itu juga berupaya menciptakan suasana yang kondusif, sehingga ikut serta berperan dalam membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan.
"Dengan susasana aman dan kondusif, tentu menambah nilai positif bagi Siak, sehingga para investor tidak ragu-ragu menanamkan modalnya di daerah kita. Dampaknya, lapangan kerja semakin terbuka untuk para pemuda itu sendiri," ujar Syamsuar, saat menghadiri pelantikan pengurus Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Bungaraya masa bakti 2015-2018 di Lapangan Sriwangsa, Minggu (14/6/2015).
Keberadaan Pemuda Pancasila, diharapkan Bupati, hendaknya mampu memberikan yang terbaik di masyarakat dan siap membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan.
"Ada banya program pembangunan yang sudah dan sedang berjalan di Siak. Tentu semua ini butuh dukungan dari semua pihak, termasuk Pemuda Pancasila," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Siak Taufik Herman melantik Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Bungaraya yang diketuai Edi Yanto Siregar di Lapangan Sriwangsa, Kecamatan Bungaraya.
Turut hadir anggota DPRD Siak Azmi, Camat Bungaraya Diki Sofyan, Kapolsek Bungaraya Ray Sufri, Penghulu serta jajaran pengurus Pemuda Pancasila Kecamatan Bungaraya.
Ketua MPC PP Kabupaten Siak Taufik Herman mengingatkan kepada semua pengurus PAC PP Bungaraya agar senantiasa melaksanakan tugas dan fungsi organisasi dengan sebaik baiknya.
"Jangan ada anggota PP yang kerjanya meresahkan masyarakat, karena keberadaan PP seyogyanya untuk ikut serta berkontribusi dalam pembangunan yang dilaksanakan pemerintah," jelas Taufik.
Ketua PAC PP Bungaraya, Edi Yanto mengatakan, Pemuda Pancasila bukanlah organisasi premanisme melainkan organisasi yang membantu dan mendukung pembangunan Pemerintahan Kabupaten Siak, dan siap memerangi narkoba di tengah masyarakat.
Sumber Goriau
PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Kabag Umum Setdakab Siak Roni Rahmad mengatakan, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp16,7 miliar untuk membeli 40 unit mobil dinas baru yang dipinjam pakai kepada anggota DPRD Siak. 3 unit mobnas Toyota New Fortuner 2.7 A/T Bensin 2015 untuk pimpinan Dewan dan 37 unit mobnas Nissan All New X-Trail 2.0 CVT 2015 untuk anggota Dewan.
"Kalau harga per unit, bisa dilihat di website e-katalog.lkpp.go.id, proses pembelian transparan. Kalau untuk plat merah, tidak ada cash back," kata Roni kepada GoRiau.com, Jumat (12/6/2015).
Roni menjelaskan, ke-40 mobnas itu sudah diserahkan ke masing-masing anggota Dewan. Sedangkan mobnas lama jenis Toyota Inova tahun 2006 yang selama ini dipakai Dewan sudah dikembalikan.
"14 unit mobnas bekas Dewan itu, kita serahkan ke UPTD Pendidikan, kemudian untuk weredatama, veteran, BNK dan Panwaslu, masing-masing 1 unit. Ada juga satu unit yang rusak, tak bisa pakai lagi. Sisanya kita simpan di bengkel, rencana mau diserahkan untuk pejabat eselon III," tutup Roni.
Sumber Goriau
PKS SIAK, BERTUAHPOS.COM (BPC), SIAK - Bupati Siak H Syamsuar membuka pelaksanaan Pencanangan Bulan Bhakti Bhayangkara KB Kesehatan di lapangan Bola Kaki Kampung Keranji Guguh Kecamatan Koto Gasib, Kamis (11/6/2015).
Turut hadir unsur Forkopimda Siak, Camat Koto Gasib, Ketua PKK Kabupaten Siak Hj. Misnarni Syamsuar dan Hj. Rasidah Alfedri, Kepala BP3AKB H. Arfan Usman, Kepala Dinas Kesehatan Tony Chandra, Kapolsek se Kab Siak beserta Ketua Bhayangkari, para Camat se Kabupaten Siak dan Penghulu Keranji Guguh.
Dalam sambuatannya Syamsuar mengatakan, Pertumbuhan jumlahpenduduk dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Dimana kondisi ini apabila tidak terkendali dengan baik tentunya akan berpengaruh pada hampir seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut tentunya dibutuhkan model pembinaan kepada masyarakat secara langsung dan tepat sasaran.
"Untuk mencapai hal tersebut, sangat dibutuhkan peran dari seluruh lapisan masyarakat,pemerintah, organisasi profesi, perusahaan, maupunlembaga kemasyarakatan seperti Muhammadiah dan Nahdatul Ulama," terangnya.
Persoalan kependudukan ini lanjutnya, tidak dapat terlepas dari bagaimana paradigma dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Kualitas keluarga yang dimaksud adalah kondisi keluarga yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, kemandirian keluarga, mental spiritual dan nilai-nilai agama yang merupakan dasar untuk mencapai keluarga sejahtera.
Dampak negatif dari persoalan-persoalan tersebut saat ini telah bermunculan, yangtelah dirasakan oleh masyarakat, oleh karena itu peran bersama untuk membantu masyarakat dalam hal kemandirian keluarga melalui upaya membina dan meningkatkan ketahanan keluarga, mengatur jarak kelahiran, dan mengembangkan kualitas dan kesejahteraan keluarga berdasarkan kesadaran dan tangungjawabnya, menjadi dasar mengapa perlunya diadakan kegiatan Bhayangkara-KB-Kesehatan ini.
"Dengan adanya tantangan kependudukan yang semakin berat kedepan, diperlukanlah dukungan dari berbagai lintas sektor. Dimana bentuk kemitraan yang dilakukan saat ini dengan jajaran Kepolisian diharapkan dapat mendongkrak akses masyarakat terhadap partisipasi ikut mensukseskan program Kependudukan dan Keluarga Berencana," paparnya.
Mengacu kepada ruang lingkup Nota Kesepahaman bersama (MOU) BKKBN Pusat dengan Kepolisian Republik Indonesia, beberapa bentuk pola kerjasama yang dapat dibangun yaitu dibidang Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE), Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi, dan Pembinaan Ketahanan Keluarga serta sosialisasi.
Pola kemitraan yang tengah dikembangkan saat ini merupakan langkah positif dalam mensukseskanpenggerakan program Keluarga Berencana.
"Karena itu kami berharap, peran dari Babinkamtibmas agar jugadapat bekerjasama dengan PLKB maupun Bidan yang ada diwilayahnya, khususnya dalam hal penggerakan dan pelayanan program KB sangat kami sambut baikmengingat masih minimnya jumlah petugas penyuluhKB yg ada di Kabupaten Siak, yang saat ini hanya 24 orang.," terangnya.
Sebelumnya Kapolres Siak AKBP Ino Hariyanto dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan aplikasi dari nota kesepahaman yang telah ditanda tangani kepala BKKBN Pusat dan Kapolri pada tanggal 30 Januari 2013 di Jakarta.
Menurutnya kegiatan sangat strategis karena Polri bersama pemkab Siak serta masyarakat siap untuk menggerakkan program kesehatan dalam bentuk KB di Kabupaten Siak.
Dengan adanya Bhabinkamtibmas di desa-desa dapat bekerjasama dengan dinas terkait untuk bersama-sama saling dukung membantu program masing-masing yaitu mencetak keluarga kecil sedangkan polri dengan adanya keluarga yang sehat, berkualitas dan bertanggung jawab akan menciptkan situasi yang aman dan tertib dilingkungannya,\' tandasnya.
Sumber Bertuahpos
PKS SIAK, SIAK - Sebanyak 43 kampung di Kabupaten Siak akan melaksanakan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkapung) pada 30 Juli mendatang. Untuk itu, DPRD Siak mengingatkan agar tidak ada titipan dari bakal calon bupati (Balonbup) dari manapun termasuk pasangan incumbent.
Demikian yang disampaikan oleh H Azwar, Anggota Komisi I DPRD Siak kepada awak media, Kamis (11/6/2015) dikantornya. Dikatakannya, hal itu bisa saja terjadi, apalagi balonbup incumbent memiliki kekuatan untuk menentukan siapa yang akan menjadi kepala kampung.
"Harapan kita sebagai DPRD, jangan ada titipan dari pihak mana pun," ujar pria yang juga sebagai salah satu balonbup Siak itu.
DPRD Siak sebagai lembaga pengawas wajib melakukan pengawasan terhadap Pilkapung di Siak. Selain itu, DPRD juga menerima laporan dari warga Kabupaten Siak untuk melaporkan hal itu jika memang ada terjadi.
"Kita wajib mengawasi, kalau ada hal-hal yang menyimpang, DPRD akan melakukan panggilan hearing," tegas politisi Golkar itu.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Samsurijal juga meminta kepada panitia pilkapung agar bersikap netral. Semua calon kepala kampung yang mendaftar, wajib diproses dengan baik tanpa ada kepentingan apapun.
"Yang mau ikut jadi kepala kampung, biarkan berkompetensi, kalau memang berkompeten loloskan, jangan karena memiliki kewenangan bisa sesuka hati menentukan," tandasnya.
Sumber Bertuahpos
Terpopuler
- Tak Ada Bukti, Akhirnya Polisi Hentikan Penyelidikan "Kasus Dana Hibah PKS"
- "Rizqi dan Keyakinan Utuh" | Salim A Fillah
- PKS Jambi Lirik Zumi Zola
- Begini Perjuangan Pegawai Muslim Jalani Puasa di Negara Mayoritas Non Muslim
- Orang-orang Yang Membuat Rasulullah Iri
- Penjelasan JK Mengenai Century Gate
- Hasil Pilkada Riau 2013 versi LISREL-PKS (Quick Count Independen)