Select Menu

SaintekSIROH

PKS BERKHIDMAT UNTUK RAKYAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Siak Kadri Yafis tak mau menanggapi terkait dugaan korupsi proyek pengadaan E-Learning untuk 48 Sekolah Dasar (SD) di Siak tahun 2014 yang berasal dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kalau soal itu (dugaan korupsi proyek E-learning, red), saya no comment saja. Kita serahkan semuanya sama pihak kepolisian," kata Kadri Yafis kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (24/6/2015).

Alasan Kadri tidak mau menanggapi persoalan itu, karena semua sudah diselidiki pihak kepolisian. Ia tidak ingin adanya perbedaan jawaban antara penegak hukum dengan dinas pendidikan.

Berdasarkan keterangan Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada media, proyek tahun 2014 dari APBN sebesar Rp2,5 miliar itu diserahkan kepada bidang SD di Dinas Pendidikan Siak.

Anehnya, Kepala Bidang SD di Dinas Pendidikan Siak, Sofyan juga mengaku tidak mengetahui kalau adanya mark-up anggaran yang menyebabkan kerugian negara.

Dikatakan Sofyan, dirinya hanya sebatas mengetahui pengadaan proyek itu yang kemudian dananya ditransfer langsung dari pusat ke masing-masing sekolah‎ dasar.

Sumber Goriau

PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Pemkab Siak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berupaya mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg yang membuat masyarakat resah, karena kesulitan mendapatkannya.

Disperindag menegaskan kepada seluruh pemilik pangkalan elpiji 3 kg agar menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp17 ribu per tabung.

"Bilamana masih ada pangkalan yang nakal karena menjual gas elpiji 3 kg di atas HET, kita akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," kata Kadisperindag Siak Wan Bukhori, saat memimpin rapat bersama pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg dan pihak Pertamina, untuk mencarikan solusi menuntaskan permasalahan tersebut di Kantor Disperindag Siak, Selasa (23/6/2015).

Rapat berlangsung cukup alot, bahkan menyita waktu hingga tiga jam. Upaya yang dilakukan Disperindag, untuk menindaklanjuti kelangkaan elpiji 3 kg yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir.

"Sebelum rapat kita tutup, kembali saya tekankan kepada seluruh pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg di Siak, agar mematuhi kesepakatan kita hari ini. Jangan ada lagi yang menjual gas elpiji 3 kg di atas Rp17 ribu," tegas Wan.

Namun, sejumlah pemilik pangkalan elpiji ada yang mengeluhkan HET yang ditetapkan Disperindag Siak, mengingat sejumlah agen berada di daerah pinggiran dan pelosok, sehingga butuh biaya tambahan dalam pendistribusian elpiji tersebut.

"Daerah kami jauh di pelosok pak, HET Rp17 ribu ini terasa berat. Karena kami harus mengeluarkan biaya tambahan, mohon kebijakan Disperindag agar menetapkan HET sekitar Rp19 ribu di tempat kami," ujar seorang pemilik pangkalan yang mengaku dari daerah Sungai Apit.

"Kalau yang dipelosok boleh saja ada tambahan, tapi jangan terlalu besar sehingga memberatkan masyarakat," pungkas Wan Bukhori.

Sumber Goriau

PKS SIAK, SIAK - Kepala Dinas Perhubungan (Dishubkominfo) Siak Kaharuddin mengatakan, tahun 2015 ini ditargetkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,5 miliar. Target tersebut dimungkinkan tercapai, apabila setiap sisi di perhubungan dapat dikontrol secara maksimal.

Ia menjelaskan, pundi-pundi PAD di Dishubkominfo dapat diambil dari jasa kepelabuhanan. Paling tidak ada empat pelabuhan yang bisa menghasilkan, yakni pelabuhan Tanjung Buton, Siak, Sungai Apit dan Buatan. Biasanya, dari 4 pelabuhan itu memberikan PAD untuk Kabupaten Siak sebesar Rp 300 juta pertahun.

"Selain sisi pelabuhanan, kita dapat mengambil dari KIR, terminal AKAP Perawang, kemudian ada izin trayek Minas dan Perawang baru kemudian dari sisi parkir. Tapi izin trayek dan parkir tidak signifikan," katanya, Minggu (21/6/15) kemaren.

Tahun 2014, target PAD yang ditetapkan hanya Rp 850 juta. Realisasi dari target itu mencapai 98 persen. Karena di tahun 2015 ini masuk PAD dari tower, sehingga target dinaikkan menjadi Rp 1,5 miliar.

"Mengingat pencapaian target dari tahun ke tahun, saya optimistis target ini dapat tercapai. Sekaligus, kita juga memaksimalkan potensi yang ada," kata dia.

Sumber siaksatu

PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Memasuki minggu pertama bulan suci Ramadan, masyarakat Siak mulai kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Bahkan, sejumlah agen penyedia elpiji juga mengeluhkan kelangkaan tersebut.

Safrin, salah seorang agen penyedia gas elpiji di Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak mengaku, kelangkaan elpiji 3 kg sudah dirasakan sejak hari pertama bulan Ramadan. Distributor yang biasa dua kali seminggu datang ke warungnya, sudah 3 hari terakhir belum datang, sehingga masyarakat yang datang ingin membeli elpiji sering kecewa.

"Sejak seminggu ini gas elpiji 3 kg belum masuk, padahal masyarakat banyak yang datang mau beli, mau gimana lagi, kita tunggu aja," ujar Safrin, Senin (22/6/2015).

Hal senada juga dikeluhkan oleh Anas (38), warga Tambak Rejo Kelurahan Sungai Mempura, yang sudah sejak kemarin mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg itu.

"Sejak kemarin saya mendatangi warung yang menjual elpiji 3 kg, tapi semuanya kosong. Bahkan saya sudah keliling sampai ke kampung sebelah untuk membeli gas elpiji, namun hasilnya sama," keluh Anas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Siak Wan Bukhori mengaku sudah menegur seluruh pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 kg agar tidak melayani pembeli dengan jumlah banyak, dan harus lebih mengutamakan masyarakat kecil.

"Saya sudah ingatkan semua pangkalan elpiji yang ada di Siak agar tidak melayani pembeli yang berlebihan, seperti terjadi di sejumlah pangkalan, begitu datang elpiji dari Pertamina ke agen, langsung diborong menggunakan keranjang dan mobil pickup. Inilah salah satu penyebab kelangkaan elpiji itu, sehingga masyarakat dirugikan," terang Wan Bukhori.

Wan Bukhori menegaskan, pihaknya segera memanggil seluruh pemilik pangkalan gas elpiji di Siak, agar lebih memprioritaskan masyarakat kecil dalam penjualan elpiji 3 kg itu.

"Kalau masih ada agen yang membandel dengan aturan yang kita buat ini, akan diberi sanksi tegas. Kalau perlu izinnya kita cabut," tegas Kadisperindag.

Sumber Goriau

PKS SIAK, SIAK SRI INDRAPURA - Karena tidak direspon pihak perusahaan, ratusan buruh PT Surya Intisari Raya (PT SIR) di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak melanjutkan aksi mogok kerjanya.

Untuk menyelesaikan persoalan itu, ratusan buruh PT SIR mendatangi kantor Dinas Sosial Tenaga Kerj‎a dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Siak, Kamis (18/6/2015). Mereka mengadukan nasibnya dan berharap Dissosnakertrans segera memberikan solusi dan menindak perusahaan yang telah melanggar Undang-undang ketenagakerjaan.

"Kami berharap persoalan ini segera disikapi pemerintah daerah melalui Disosnakertran dan menindak tegas perusahaan," kata Ketua Serikat Pekerja Perjuangan PT SIR, Hasan.

Dia menjelaskan, seluruh buruh sudah tidak kuat lagi atas tindakan arogansi yang dilakukan pihak PT SIR. Mereka menilai perusahaan sesuka hatinya melakukan kerja paksa tanpa bayar gaji, pemecatan sepihak, dan melarang karyawannya mengikuti organisasi serikat pekerja.

"Bahkan, 5 orang buruh dikeluarkan karena tergabung di organisasi Serikat Pekerja Perjuangan," ujarnya.

Kepala Bidang Pengawasan Disosnakertran Siak, Imron Rodisi, mengatakan, untuk saat ini pihaknya hanya bisa memberikan imbauan kepada perusahaan dan buruh agar sama-sama menjaga kondisi tetap kondusif. Dia menyarankan agar perusahaan kembali mempekerjkan buruh dan membayar hak mereka. Begitu juga dengan buruh, agar menghentikan aksi mogoknya.

"Kami cuma bisa kasi imbauan dulu. Semua masalah yang dilaporkan ini akan kami periksa. Jika terbukti perusahaan melakukan pemecatan sepihak, dan pemotongan gaji tidak jelas serta jam kerja, baru akan kita ambil tindakan tegas," pungkasnya.

Sumber Goriau

PKS SIAK, Bungaraya-Bupati Siak H Syamsuar melantik Pengurus Pemuda Pancasila (PP) Bungaraya periode 2015-2018. Dalam pelantikan tersebut, bupati berharap organisasi Pemuda Pancasila bisa memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pembangunan di Siak.

"Pemuda harus mampu menciptakan suasana yang kondusif. Kondusifitas akan membuat para investor menanamkan modalnya di Kabupaten Siak, dan hasilnya semakin terbukalah lapangan ker­ja bagi para Pemuda,” kata Bupati.

BUpati yakin, keberadaan Pemuda Pancasila di Bungaraya siap membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan, karena program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Apalagi, masih banyak program pemerintah kecamatan yang masih belum selesai.

"Dan ini harus kita selesaikan, berbagai pembangunan yang dilaksanakan ini harus didukung oleh organisasi kemasyarakat, salah satunya Pemuda Pancasila," katanya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut anggota DPRD Siak Azmi, Camat Bungaraya Diki Sofyan, Kapolsek Bungaraya Ray Sufri, Penghulu, Jajaran Pengurus Pemuda Pancasila kecamatan Bungaraya.

PAC PP kecamatan Bungaraya Edi Yanto dalam sambutannya mengatakan, organisasi Pemuda Pancasila bukanlah organisasi premanisme, melainkan organisasi yang membantu dan mendukung pembangunan pemerintahan Kabupaten Siak, dan siap memerangi narkoba.

Sementara Ketua MPC PP Kabupaten Siak Taufik Herman menyebutkan, untuk melaksanakan tugas dan fungsi organisasi ini, maka pengurus yang dilantik harus mampu menjalankan amanah dengan sebaik baiknya.

Sumber siaksatu

PKS SIAK, Sungai Apit - Meski baru setahun dibangun, namun kondisi gedung SDN 13 kampung Busur Sungai Apit sudah memprihatinkan. Pantauan siaksatu.com meyebutkan, kondisi ruang kelas hingga ruang kepala sekolah terlihat hancur dan mau ambruk.

Salah seorang warga Kampung Busur, Khaidir, mengaku sangat khawatir dengan keselamatan anak-anak akibat kondisi gedung sekolah tersebut.

"Padahal, kalau tidak salah, sekolah tersebut baru di bangun setahun lalu, tapi kondisinya saat ini sangat memperhatinkan. Bahkan plaponnya sudah banyak yang jatuh kebawah," katanya.

Khaidir juga mengatakan, selain kondisi yang memprihatinkan, SDN 23 Kampung Busur beberapa waktu lalu juga disatroni maling, sehingga beberapa barang, seperti kaca dan buku yang ada di sekolah tersebut banyak yang hilang," katanya.

Sementara itu wakil Kepala sekolah Sulaiman saat ditanya wartawan mengakui, sekolahnya beberapa hari lalu mengalami kemalingan. "Kita sangat  menyayangkan sekali terjadi pencurian di sekolah tersebut,padahal buku buku tersebut untuk di bagikan ke pada anak anak, karena dicuri buku tersebut tidak bisa lagi dibagi ke anak anak," katanya.

Sumber siaksatu

PKS SIAK, SIAK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siak, mengumumkan bahwa untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati jalur independen telah ditutup dan tidak ada yang mendaftar.‎ Sementara untuk pasangan yang menggunakan jalur Partai Politik (Parpol) baru akan dibuka pada Juli mendatang, dan bagi pasangan yang akan maju masih aktif Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar sudah berhenti.

Selasa (16/6/15), keterangan Ketua KPUD Siak Agus Salim, kepada riauterkini.com ‎hingga ditutup pasangan untuk jalur independen tidak ada atau nihil, dan untuk pasangan yang menggunakan Parpol akan dibuka pada 26 hingga 28 Juli mendatang.

"Untuk Independen saat ini tidak ada, dan kemungkinan ada di jalur yang menggunakan Parpol. Untuk jalur Parpol kita buka usai Idul Fitri atau bulan Juli mendatang," ujar Agus.

Agus mengungkapkan bahwa untuk jalur Parpol berkemungkinan banyak yang akan maju, karena saat ini banyak pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar ke Parpol-parpol yang ada.

"Mungkin banyak yang menggunakan jalur Parpol, seperti yang kita lihat saat ini," ujarnya.

Selain itu ia juga mengingatkan bahwa, bagi pasangan yang akan maju Pilkada masih berstatus PNS sudah mengundurkan diri dan di ajukan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI. Sementara untuk pasangan calon incamben atau yang masih menjabat sebagai Kepala Daerah, dapat mengajukan cuti.

"‎Saat pendaftaran nanti, bagi yang masih PNS sudah mengundurkan diri atau berhenti. Sesuai Undang-undang, dan yang masih menjabat dapat mengajukan cuti," tambah Agus.

Sumber Riauterkini