Select Menu

SaintekSIROH

PKS BERKHIDMAT UNTUK RAKYAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

Pkssiak.org, SIAK-Tingkat ketakwaan masyarakat di Kota Kecamatan Siak dalam melaksanakan ibadah korban cukup tinggi. Pada tahun 2014 ini hewan kurban yang dipotong meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Demikian dikatakan oleh Camat Siak Drs Wan saiful effendi kepada wartawan kemarin. Dikatakanya,  untuk wilayah Kecamatan Siak, hewan korban tahun ini sebanyak 154 ekor sapi dan kambing

Hewan korban tersebut merupakan partisepasi masyarakat yang ada di kota siak yang reskinya berlebih melaksanakan korban di Siak ini.

"Hewan Korban sebanyal 154 ekor tersebut, kita salurkan juga kepada masyarakat desa dan kampung yang minim hewan korbannya, jadi tidak hanya dipusatkan di ibu kota Kecamatan saja," katanya.

"Oleh sebab itu, apa yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Siak ini diharapkan  bisa di contoh oleh pengusaha dan  masyarakat yang berada lainnya agar bisa mengkorbankan hartanya sedikit untuk masyarakat meskin yang ada di wilayah Kecamatan Siak ini, tambahnya.(fandy)

Siaksatu.com

Pkssiak.org, SIAK- Hari Raya Idul adha tahun 2014 ini Pemerintah Kabupaten Siak merasa bersukur sekali .Pasalnya tahun ini tingkat  ketakwaan masyarakat Kabupaten Siak terus mengalami peningkatan terutama untuk melaksanakan ibadah korban sebagaimana yang telah dianjurkan oleh agama Islam.

Demikian di katakan oleh Bupati Siak Drs Syamsuar,Msi kemarin saat menyampaikan kata sambutannya di Masjid Islamec Center Siak.

"Dikatakanya, bukti meningkatkanya ketakwaan masyarakat Kabupaten Siak dalam menunaikan ibadah korbannya dapat dilihat dari laporan yang kita terima  tahun 2014 ini  mencapai 2 ribu ekor hewan yang di dapatkan dari  12 ribu  orang lebih Peserta Koran dari 14 Kecamatan dan desa yang ada di wilayah Kabupaten Siak," katanya.

Tidak hanya dari masyarakat, di tingkat PNS yang ada di masing masing  kantor SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak juga menunjukan peningkatan jika di baidngkan tahun sebelumnya.

“Oleh sebab itu, dengan banyaknya masyarakat Kabupaten Siak yang melaksanakan ibadah korban di harapkan  bisa meningkatkan ketakwaan  dan kesejahtaran masyarakat Kabupaten siak ini nantinya," kata Bupati siak.

Lebih lanjut Bupati siak mengatakan, untuk memewujudkan masyarakat Kabupaten Siak tidak hanya   dengan harta,tapi  pikiran dan tenaga juga  bisa juga untuk di korbankan.

Maka sebab itu, dengan banyaknya hewan Koran tahun ini, di harapkan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten siak yang tidak dapat merasakan daging korban pada hari raya idul adha ini.(fandy)

Sumber siaksatu.com

Pkssiak.org, Siak - 7 Oktober 2014 mendatang Kabupaten Siak kembali menerima undangan penerimaan penghargaan tentang pelayanan Publik terbaik Nasional dari Pemerintah Pusat, penerimaan tersebut hanya ada lima Kabupaten kota yang menerima undangan penerimaan penghargaan tersebut dari 400 Kabupaten kota lebih di Indonesia termasuk Kabupaten Siak.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi kepada wartawan (2/10) menyampaikan bahwa dalam tiga tahun terakhir Kabupaten Siak tidak lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kedaerah lain. Akan tetapi justru Kabupaten Siak menjadi pusat studi banding bagi daerah baik yang ada di luar Jawa maupun Sumatera, terkait pelaksanaan pelayanan publik yang dilaksanakan di Kabupaten Siak.

Apalagi saat Kabupaten Siak menerapakan sistem pelayanan terpadu satu atap yang sekarang masih diberlakukan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat, yang sebelumnya  dilaksanakan di kabupaten kini di alihkan tingkat kecamatan untuk memutus rentang jarak pengurusan pelayanan dari masyarakat desa kepada yang lebih dekat.

Karena itu Siak juga saat itu juga di tunjuk sebagai percontohan pilot projek reformasi birikrasi oleh pemerintah pusat. Ini menunjukan bahwa apa yang telah kita laksanakan dalam upaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang baik dan mudah mendapatkan penilaian dari pemerintah pusat. Tentunya dengan penghargaan yang kita terima ini sebuah anugerah yang tak ternilai dan tentunya ini merupakan kerja kita semua dan para SKPD yang telah bersama sama bekerja keras untuk mewujudkan pelayanan publik terbaik bagi kepentingan masyarakat.

Maka dari itu kita berharap bahwa penghargaan bukan menjadi ukuran akan tetapi kerja keras dan niat baik kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mempermudah itu yang harus kita lakukan. Sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan dalam berurusan kepada pemerintah. (Fandy)

Sumber siaksatu.com

Penulis: Wawan Setiawan

Pkssiak.org, SIAK SRI INDRAPURA - Tim Sepakbola Porprov Bengkalis sukses menundukkan Tim Porprov Siak 1-0 pada pertandingan uji coba di Stadion Siak, Jumat (3/9/2014) sore.

Satu-satunya gol kemenangan Bengkalis dalam pertandingan yang disaksikan Bupati Siak, Syamsuar ini, dicetak oleh Ariyo Putra melalui titik penalti.

Ketua Pengkab PSSI Bengkalis, Darma yang turut menyaksikan pertandingan tersebut ketika dihubungi Goriau.com mengatakan, secara umum tim asuhan Philip Hansen ini bermain baik. Walau demikian masih ada beberapa yang harus dibenahi.

''Saya melihat anak-anak belum padu, terutama di lini tengah. Ini akan menjadi fokus kita tentunya untuk membenahi sebelum berangkat ke Inhu,'' ujar Darma.

Selain itu, Darma juga melihat mental tanding Ariyo Putra dkk masih perlu terus diasah. Anak-anak terlihat masih gerogi karena memang baru pertama kali melakukan uji coba.

''Kalau soal teknik, saya lihat tidak persoalan. Tinggal lagi bagaimana memadukan tim dan mengasah mental bertanding melalui serangkaian uji coba,'' ungkap Darma.

Darma yakin jelang Porprov di Inhu pertengahan Oktober ini, tim yang dimanajeri Ruslan ini mampu tampil lebih baik karena masih ada beberapa rangkaian pertandingan uji coba yang akan dilakoni.

''Tanggal 7 Oktober kita akan melawan Meranti di Bengkalis. Kemudian kita juga akan ke Pekanbaru melakukan dua pertandingan uji coba,'' ungkap Darma seraya menambahkan tim sepakbola Bengkalis menargetkan meraih medali emas pada Porprov Riau VIII di Inhu nanti, sesuai target yang diberikan oleh KONI Bengkalis.(jfk)

Sumber goriau.com

Pkssiak.org, SIAK SRI INDRAPURA- Setelah ditutup selama satu minggu akibat aksi demo yang dilakukan buruh, mulai hari ini, Jumat (3/10/14), jalan kebun sawit milik PT Surya Intisari Raya (PT SIR) kembali dibuka untuk umum."Sudah bisa lewat lagi jalan kebun PT SIR mulai hari ini," kata Humas PT SIR Asmadi saat dihubungi GoRiau.com, Jumat (3/10/14).

Namun Asmadi belum mau mengomentari lebih jauh terkait tuntutan buruh kepada pihak perusahaan. Dia hanya menjelaskan, jalan alternatif melewati kebun PT SIR yang digunakan ratusan warga setiap hari dengan sepeda motor dari Pekanbaru ke Perawang dan Siak atau sebaliknya sudah bisa kembali digunakan.

"Kalau tuntutan buruh belum bisa saya jawab, intinya perusahaan akan menyelesaikan dengan cara damai," ujarnya.

Penutupan jalan alternatif ini memicu kekecewaan warga yang setiap hari memanfaatkan jalur itu untuk mendukung aktivitasnya, baik warga Pekanbaru yang bekerja di Perawang dan Siak, maupun warga Perawang dan Siak yang bekerja atau kuliah di Pekanbaru.

"Sejak jalan PT SIR tutup, saya dan kawan-kawan harus lewat Minas untuk ke Pekanbaru. Biasanya, kalau lewat PT SIR, 30 menit udah sampai di Rumbai, tapi kalau lewat Minas bisa makan waktu 1,5 jam. Kita sangat dirugikan dengan penutupan jalan PT SIR ini, selain waktu juga tambah biaya," kata Ardi, warga Perawang yang kuliah di Pekanbaru.

Hal yang sama juga dikeluhkan Arman, warga Rumbai yang bekerja di PT IKPP Perawang. Sejak jalan PT SIR tutup, dia terpaksa berangkat dari rumah setelah subuh agar tidak terlambat sampai di tempat kerja. Padahal, kalau lewat PT SIR, 30 menit sudah sampai di Perawang.

"Katanya, Pemkab Siak dan Pemko Pekanbaru akan mengupayakan agar jalan PT SIR ini jadi jalan umum, tapi kok sampai saat ini tak ada kejelasannya. Kami berharap agar keinginan warga ini disikapi pemerintah daerah, sehingga kedepan tak ada lagi jalan PT SIR ditutup hanya gara-gara buruh demo," ujarnya.

Jalan kebun sawit milik PT SIR sepanjang 12 kilometer yang terbentang dari Kelurahan Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru hingga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, setiap hari dimanfaatkan ratusan warga yang menggunakan sepeda motor sebagai jalur alternatif.

"Jalan ini sudah menjadi kebutuhan ribuan warga, kita harap hal ini secepatnya ditanggapi pemerintah daerah untuk menjadikan sebagai jalan umum," kata Ujang, warga Perawang lainnya.(nal)

Sumber goriau.com

SIAK - Anggota DPRD Kabupaten Siak dari Partai PAN Priode 2014-2019 mendukung pembentukan Provinsi Pesisi, apalagi Perda sudah sampai di meja Mendagri dan kita minta Perda tersebut bisa di Proses dengan Cepat.
Demikian di katakan oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Siak Fairus Ramli kepada wartawan (2/10).

Dikatakanya, Perda dan RPJMD Pembentukan Provinsi Riau Pesisir sudah di di masukan ke meja Mendagri. Jika benar kita minta Perda dan RPJM tersebut bisa di proses dengan cepat oleh pusat.

Dia mengatakan, bahwa untuk pembentuk Provinsi Riau Pesisir ini sudah ada rekomendasi dari Ketua DPRD Kabupaten Siak yang lama dan kita sangat menyambut baik sekali. Apalagi ibu kotanya di pusatkan di Kabupaten Siak.

“Oleh Sebab itu, kita berharap Provinsi Pesisir ini bisa segera di bentuk. Ini  dilakukan dalam rangka mempercepat pelaksanaan pembangunan di wilayah Pesisir yang selama ini sangat jauh tertinggal,” harapnya.

Dia menjelaskan pembentukan Provinsi Pesisir ini sudah layak sekali. Apalagi wilayah Riau ini sangat luas sekali di tambah lagi SDA di Pesisir ini sangat banyak sekali yang harus kita kelola untuk pembangunan Riau Pesisir kedepan nantinya. (Fandy)

Sumber siaksatu.com

Pkssiak.org, Sungai Apit - Sudah memasuki 15 tahun Kabupaten Siak berpisah dari Kabupaten Bengkalis, namun Jalan Poros Desa Mengkapan menuju Desa Bunsur Kecamatan Sungai Apit sepanjang 5 kilo meter saat ini sangat memperhatinkan Kondisinya dan itupun jalan peninggalan Kabupaten Bengkalis.
Hal tersebut di keluhkan oleh Kepala Desa Mengkapan Nawawi kepada wartawan kemarin.

Dikatakanya, jalan poros sepanjang 5 kilo meter tersebut di terlihat banyak terdapat lubang yang mengangga dan tidak itu saja, besi-besi tulang jalan tersebut sudah banyak yang tumbuh di tengah tengah jalan yang sangat berbahaya sekali bagi penguna jalan.

Nawawi lebih lanjut menjelaskan, kita kasihan melihat anak-anak sekolah dan para guru yang melitas jalan tersebut setiap harinya. Apalagi jika hari hujan datang jalan tersebut sangat sulit untuk di lalui anak-anak sekolah.

Dia mengatakan, masyarakat umum jika melintas jalan tersebut baik itu mau ke Kecamatan Sungai Apit maupun mau menuju Pelabuhan Tanjung Buton sangat mengeluhkan   terhadap kondisi jalan ini.

Oleh sebab itu, kita berharap kapankah kiranya jalan ini akan di bangun oleh Pemerintah Kabupaten Siak sudah tiga Bupati di Kabupaten Siak ini, tapi jalannya ini belum juga ada tersentuh pembangunnnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, padahal Desa Pesisir Pantai yang ada di Kecamatan Sungai Apit punya asset Negara yang cukup besar seperti hasil minyak setiap harinya di sedot di bawah bumi kami ini. Namun jalan kami tidak juga di bangun, belum lagi Pajak PBBnya lagi.

Lebih lanjut Nawawi menjelaskan, saat ini kita mendapat laporan dari UPTD Dinas PU bahwa jalan ini akan di bangun tahun 2014 ini, dan kita berharap apa laporan yang di sampaikan oleh UPTD Dinas PU tersebut benar-benar menjadi kenyataan.

Tidak hanya itu, kita juga berharap kepada Indra Gunawan SE yang terpilih menjadi Ketua DPRD Kabupaten Siak bisa kiranya memperjuangan pembangunan jalan poros ini nantinya di tingkat Dewan. (Fandy)

Sumber siaksatu.com

Ibadah kurban yang dilaksanakan pada tahun ini akan berlansung pada 5 Oktober  2014, sebagai umat Islam  bahwa ibadah kurban sudah menjadi kewajiban bagi mereka yang memiliki kelebihan untuk berkurban dan ini perintah Allah SWT. Oleh karena itu , Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengajak kepada lapisan masyarakat, Pegawai dan SKPD untuk dapat menyalurkan hewan kurban yang disalurkan ke setiap desa terpencil yang ada di Kabupten Siak.

“Pada Tahun ini pelaksanaan hari raya Idul Adha akan dilaksanakan pada 5 Oktober 2014 sesuai dengan pengumuman Menteri Agama RI, bahwa pelaksanan ibadah Idul Adha pada 5 Oktober. Karenanya saya juga mengimbau dan mengharapkan agar SKPD dan PNS serta masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk dapat menunaikan ibadah kurbannya, “harapnya.

Dalam pelaksanaan ibadah Kurban, Bupati minta agar disalurkan ke desa-desa yang terpencil yang mereka masih kesulitan untuk mengkonsumsi daging, jangan disebarkan di kota-kota. “ Kalau dalam kota jelas banyak, akan tetapi di desa-desa yang jauh dari kota lebih utama dan diprioritaskan, “imbuhnya.

Disamping itu, kepada panitia yang ditunjuk untuk dapat merealisasikan hewan Kurban kepada masyarakat yang lebih membutuhkannya. Oleh karena itu, tentunya mulai dari sekarang sudah harus dipersiapkan agar pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban sudah sampai kepada masyarakat.

Bupati juga meminta  jangan sampai ada masyarakat yang tidak mempunyai kemampuan kemudian ditinggalkan, ini jangan sampai terjadi . “Karena jika di Kota Siak berkelebihan daging korban sementara di desa-desa terpencil tidak ada maka kita ikut berdosa. Oleh karena itu, ini harus dicek dan dipersiapkan oleh panitia, “ingatnya.

Sumber Dumai Pos, Selasa 30 September 2014

Pkssiak.org, SIAK SRI INDRAPURA - Hingga pukul 13.00 WIB, Kamis (2/10/14), pelamar yang telah melakukan registrasi dan mendaftar di panitia seleksi nasional (Panselnas) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Siak tercatat sebanyak 4.619 orang. Dari jumlah tersebut, baru 2.124 berkas lamaran yang masuk ke sekretariat panitia seleksi daerah (Panselda).

"Berkas lamaran yang sudah kita terima hingga jam 1 siang ini baru 2.124 atau sekitar 50 persen dari jumlah pelamar yang sudah registrasi sebanyak 4.619 orang untuk CPNS Siak tahun ini," kata Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Siak, H Lukman kepada GoRiau.com, Kamis (2/10/14).

Lukman mengatakan, sesuai keputusan Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), pendaftaran CPNS selama 14 hari kerja, sehingga penutupan 4 Oktober 2014, terhitung jam kerja. "Perpanjangan masa pendaftaran bertambah satu hari, yang sebelumnya berakhir 3 Oktober menjadi 4 Oktober. Sehingga, batas pengiriman persyaratan melalui PT Pos juga diperpanjang sampai 5 Oktober pukul 18.00 WIB," kata Lukman.

Terkait rendahnya peminat pelamar CPNS Siak tahun ini, kata Lukman, hal itu disebabkan karena persyaratan harus menggunakan KTP Siak.

"Memang kalau dibanding tahun-tahun sebelumnya peminat CPNS Siak tahun ini menurun. Tahun kemaren mencapai 9 ribu, tahun ini kita prediksikan 5 ribu. Penurunan ini disebabkan karena persyaratan harus pakai KTP Siak," jelasnya.

Terkait adanya laporan pengaduan tentang kesalahan pengisian data saat registrasi di situs panselnas, kata Lukman, pihaknya tidak punya kewenangan untuk memperbaiki karena semua berkas yang ditulis pelamar dilakukan secara online.

"Kalau memang ada kesalahan data, pelamar secepatnya buka kolom pengaduan yang ada di situs panselnas. Tulis kesalahannya agar cepat direspon, kalau belum juga ulang berkali-kali," saran Lukman.(nal)

Sumber goriau.com

Pkssiak.org, SIAK-Kuliner khas Melayu yang ada di Siak akan dilombakan yang dikemas dengan festival kuliner bersempena HUT ke-15 Kabupaten Siak 12 Oktober mendatang.

Festival ini, dilakukan mengingat banyak sekali ciri khas Malayu Siak yang belum diketahui masyarakat umum. “Ini adalah bagian promosi pada masyarakat luas,” ujar Kabid Kebudayan Disdikbud Siak H Muzani, Senin (29/9).

Kata Muzani, dalam festival ini sajian kuliner di 14 kecamatan disuguhkan dan diperkenalkan. Sajian kuliner ini beraneka ragam, yang mungkin sudah lupa dan belum pernah mencicipi akan dihidangkan kembali.

Sajian kuliner khas Melayu Siak ini, nantinya jadi daya tarik tak hanya masyarakat, namun juga wisatawan yang berkunjung ke Siak.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyambut positif festival kuliner yang diselenggarakan Disdikbud. Menurutnya, ini belum pernah dilaksanakan, namun tentunya jadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner.

Diakuinya, sajian khas Melayu beraneka ragam namun sekarang sulit ditemukan.

Sumber Riau Pos, Selasa 30 September 2014

Pkssiak.org-SIAK SRI INDRAPURA,PT Perkebunan Nusantara V (Persero) menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan terhadap 50 mitra binaannya yang sekaligus pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Siak, Riau, Kamis lalu (25/9/2014). Mengambil lokasi di Hotel Rina Ria Siak, peserta pelatihan mendapat bekal terkait cara-cara menjadi wirausahawan yang tangguh dan mandiri.

Direksi PTPN V yang diwakili Plt Kabag PKBL Roslim, SE. Ak, MM menyebutkan bahwa sebagian UMKM pada dasarnya membangun usahanya dengan motivasi sederhana untuk menambah kebutuhan hidup sehari-hari.

''Yang menjadi permasalahan, apabila usahanya mengalami kendala atau goncangan, maka UMKM dapat saja kehilangan motivasi dalam mempertahankan dan menyeimbangkan usahanya, inilah yang melatarbelakangi PTPN V untuk melaksanakan pelatihan kewirausahaan ini,'' ucap Roslim.

Bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak dan Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Wat Tamwil Jakarta yang menjadi narasumber, selama dua hari peserta mendapatkan tips-tips untuk mengembangkan usahanya terlepas dari berbagai belenggu atau kendala usaha.

''Perkembangan UMKM pada umumnya tertahan pada tingkat tertentu akibat terbelenggu oleh sejumlah keterbatasan. Biasanya terkait aspek manajemen, permodalan dan pemasaran,'' ujar Roslim.

''Rangkaian belenggu itu, selalu melingkupi perkembangan UMKM, maka banyak cara dan pendekatan untuk mendobrak belenggu tersebut., salah satunya melalui Program Kemitraan antara BUMN dengan kelangan pelaku UMKM seperti yang saat ini diselenggarakan oleh Perusahaan”, tukasnya.

Selanjutnya, Dr. H. Baihaki Abdul Majid dari LAZ Nasional BMT yang menjadi narasumber pada pelatihan tersebut menyatakan bahwa pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan pola pikir dan wawasan sebagai pengusaha yang siap bersaing.

''Kita akan berbagi ilmu dan pengalaman tentang bagaimana sikap dan perilaku sebagai kunci menjadi pengusaha sukses”, buka Bahaki. “Karena ternyata setelah ditelaah lebih dalam, kelemahan kita dalam mengembangkan usaha tidak sebatas disebabkan masalah modal, tetapi bisa akibat kita kurang selektif dalam memilih usaha yang efektif untuk meningkatkan laba”, jelasnya.

Ditambahkan oleh Baihaki, informasi keuangan dalam rangka pengelolaan dan pengoperasian suatu unit usaha yang efektif juga memegang peranan penting dalam pengembangan usaha. ''Mari bersama kita tingkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan tentang kewirausahawan agar mampu mengembangkan produk usahanya serta mampu mengambil keputusan yang tepat melalui tindakan-tindakan yang strategis, kreatif dan berfikir sebagai wirausaha yang tangguh”, ajak Baihaki.

“Kalau masalah modal tidak perlu dirisaukan lagi, PTPN V sebagai BUMN dengan CSRnya yang baik ini, pasti akan bersedia membantu, yang penting kita sebagai UMKM dapat memperkaya pengetahuan dan keahlian di bidang kita masing-masing”, tegasnya lagi.

Dalam penutupan Kegiatan Pelatihan tersebut, Roslim mengharapakan kiranya para UMKM yang telah mengikuti pelatihan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya ilmu yang telah didapatkan. “Kami harapkan ini dapat diterapkan ditempat usaha masing-masing, dan berguna bagi banyak orang demi peningkatan kesejahteraan UMKM itu khususnya dan masyarakat Siak umumnya”, tutup Roslim. (rls)

Sumber goriau.com

Penulis: Satria Donald

Pkssiak.org, SIAK SRI INDRAPURA, - Aksi demo dan mogok kerja yang dilakukan ratusan buruh PT Sarana Inti Raya (SIR) yang berada di Kecamatan Tualang, disikapi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Dissosnakertran) Siak. Kadissosnakertran Siak Drs H Nurmansyah MSi mengatakan, pihaknya telah mempertemukan serikat pekerja dan pihak perusahaan untuk mencari tahu akar persoalan.

"Sudah kita panggil serikat pekerja dan pihak PT SIR, kita minta keterangan dari masing-masing pihak," ujar Nurmansyah kepada GoRiau.com, Rabu (1/10/14).

Tuntutan serikat pekerja, kata Kadis, mereka tidak terima perlakuan dari perusahaan yang tidak membayar hak mereka sesuai pekerjaan yang sudah dilakukan. Sementara, pihak perusahaan merasa selama ini tidak pernah lupa untuk membayar hak karyawan setiap bulannya.

"Selain gaji yang tak sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK), serikat pekerja juga pertanyakan bonus buah sawit per kilonya. Kita juga tanya perusahaan bagaimana sistem kerja buruh, apakah borongan atau gaji bulanan. Intinya, perusahaan segera membayar hak buruh yang mungkin belum semuanya tuntas, seperti tuntutan karyawan. Kalau udah dibayar, tentu tak ada demo," ujar Kadis.

Sampai hari ini, aksi mogok kerja terus dilakukan ratusan karyawan PT SIR sampai hak-hak mereka dibayar sesuai dengan apa yang dikerjakan.

Menurut Sutarno, salah seorang buruh PT SIR, pihaknya menilai perusahaan selama ini telah bersikap kejam terhadap buruh. Pasalnya, setelah buruh bekerja dari pagi sampai sore, namun upah yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan.

"Kita juga diwajibkan membawa anak dan istri untuk berkerja. Tapi gajinya cuma dihitung satu orang, jumlahnya dua juta rupiah. Ini kan tak adil," ujar Tarno.(nal)

Sumber goriau.com

Pkssiak.org, Siak -Pelamar yang sudah terdaftar di Panselnas melalui registrasi online diminta segera untuk mengirimkan bukti fisik berkas persyaratan yang menjadi ketentuan dalam penerimaan CPNS 2014.

Ini dilakukan agar panitia pelaksana daerah dapat lansung  melakukan verifikasi berkas pelamar.

“Kalau dikirmkan bersamaan dengan batas akhir pendaftaran, panitia khawatir berkas pelamar tercecer, atau juga tak masuk kepanitia daerah, “kata Kepala BKD Siak Lukman S.Sos MPd, Senin ( 29/9) di Siak.

Lukman menyebutkan, dari jumlah pelamar yang mendaftar via online di panselnas sudah mencapai ribuan, namun berkas pelamar yang diterima tak sebanding dengan jumlah yang mendaftar.

“Senin ( 29/9) sampai pukul 15.00 WIB sudah mendaftar mencapai 3.652 pelamar, sementara berkas pelamar yang diterima 690 berkas, “ kata Lukman.

Memang katanya, masih ada waktu untuk mengirimkan berkas, setelah melakukan pendaftaran secara online akan lebih baik jika setelah mendaftar itu, lansung mengirimkan berkas tersebut, karena tak ada terbebani dan tinggal menunggu hasil verifikasi panitia.

Sumber Riau Pos, Selasa 30 September 2014

Penulis: Satria Donald

SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi merupakan salah satu kader Partai Golkar Riau yang memiliki kapabilitas untuk menduduki jabatan Wakil Gubernur Riau, mengantikan Andi Rahman yang ditunjuk sebagai Plt Gubernur Riau oleh Mendagri pasca ditangkapnya Gubernur Riau Annas Maamun oleh KPK.

Dari sejumlah nama yang beredar, seperti Syamsuar (Bupati Siak), M Harris (Bupati Pelalawan), Sukarmis (Bupati Kuansing), Suparman (Ketua DPRD Riau sementara), Johor Firdaus (Mantan Ketua DPRD Riau) dan Ruspan Aman (Ketua Harian Golkar Riau), isu berkembang di Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar, nama Syamsuar lebih dominan dibicara elit partai untuk menduduki jabatan Riau 2.

"Dari sejumlah nama yang berkembang, nama Ketua DPD II Golkar Siak yang juga Bupati Siak masuk tiga besar. Bisa saja dia (Syamsuar,red) nantinya ditunjuk DPP untuk Riau 2, apalagi sudah berpengalaman di pemerintahan dan juga loyal ke partai," kata salah seorang sumber GoRiau.com di Jakarta saat dihubungi Rabu (1/10/14).

Menanggapi hal itu, Syamsuar belum mau mengomentari lebih jauh. Dia mengaku belum mendapat informasi dari DPP Golkar terkait jabatan Wakil Gubernur Riau tersebut, baik secara lisan maupun tulisan.

"Sejauh ini belum ada saya dapat info dari orang DPP maupun DPD Riau, gimana saya mau komentar, media aja yang nulis. Kalau partai menginginkan, saya Salat Tahajud dulu sebelum memutuskan. Ini kan gerakan hati nurani, belum bisa saya ngomong sekarang, semua Allah yang menentukan," kata Syamsuar.

"Masih banyak kader senior di Partai Golkar yang memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan Wakil Gubernur Riau ini," pungkasnya.(nal)

Sumber goriau.com

Pkssiak.org, Siak-Pemerintah Kabupaten Siak membuka peluang selebar-lebarnya bagi para investor lokal maupun non lokal untuk bekerjasama membangun pengelolaan air bersih.

“Kabupaten Siak masih merindukan pengelolaan air bersih. Untuk itu kita buka peluang selebar-lebarnya bagi investor agar mau berinvestasi pengolaan air bersih di Siak,” ujar Alfedri Wakil Bupati Siak, Sabtu (27/9).

Ia mengatakan, sejauh ini baru tujuh kecamatan di Kabupaten Siak yang memiliki pengelolaan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Namun sayang air bersihnya masih belum maksimal.

“Sumber air di wilayah Kabupaten Siak terdiri dari sungai dan rawa. Sungai Siak merupakan sumber utama penyedia air bersih dengan debit aliran bulanan sekitar 575 meter kubik per detik pada bulan kering.

Lebih lanjut dijelaskan Alfedri, peluang investasi juga terbuka bagi investor untuk mengembangkan instalasi pengelolaan air bersih. “Peluang investasi juga terbuka lebar bagi investor untuk mengembangkan instasi pengelolaan air di wilayah Siak, Sungai Apit dan Minas.

Sumber Haluan Riau

Penulis: Satria Donal

SIAK SRI INDRAPURA, - Untuk memverifikasi berkas lamaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Siak yang dikirim melalui PT Pos Indonesia, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyiapkan 56 tenaga yang bekerja hingga pukul 23.00 WIB malam. Mereka merupakan PNS Siak yang bekerja di BKD, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

"56 tenaga ini dibagi menjadi dua tim verifikasi, untuk seleksi berkas administrasi sebanyak 29 orang dan verifikasi online 27 orang. Kalau berkas banyak yang masuk, mereka bahkan lembur sampai jam 11 malam," jelas Kepala BKD Siak, H Lukman menjawab GoRiau.com, Senin (29/9/14).

Berdasarkan data yang masuk hingga hari ini, lanjut Lukman, ada 3.652 pelamar yang telah melakukan verifikasi online. Namun, berkas yang diserahkan ke Bupati Siak melalui kantor pos baru 690.

"Setelah daftar online, ternyata masih banyak yang belum serahkan berkas ke kita. Mekanismenya, berkas dikirim dengan kode pos 5309 ditujukan untuk Bupati Siak. Kita imbau agar yang belum menyerahkan berkas, secepatnya dikirim," kata Lukman.

Setelah berkas selesai diverifikasi, kata Lukman, selanjutnya pada 9 Oktober nanti akan diumumkan pelamar yang memenuhi verifikasi, kemudian masuk data untuk diterbitkan nomor ujian.

"Dari ratusan berkas yang masuk, ternyata masih ada yang tak memenuhi syarat karena kualifikasi pendidikan tak sesuai formasi. Contohnya, usia lewat 35 tahun dan pelamar menggunakan ijazah SMP, padahal yang tersedia paling rendah tamatan SLTA," tutup Lukman.(nal)

Sumber goriau.com

Penulis: Satria Donald

Pkssiak.org - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menilai, pilkada langsung dan pilkada tidak langsung masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal itu disampaikan Syamsuar karena dirinya merupakan hasil produk kedua sistem demokrasi di Indonesia itu.

"Waktu tahun 2001 sampai 2006, Saya wakilnya Pak Arwin, waktu itu dipilih Dewan. Tahun 2011 lalu, Saya menang melalui pilkada langsung yang dipilih masyarakat. Keduanya ada kelebihan dan kekurangan. Jadi, tak bisa dikatakan pemilihan Dewan lebih bagus dari pemilihan rakyat atau sebaliknya," kata Syamsuar menjawab GoRiau.com, Senin (29/9/14).

Adapun yang membedakan dua sistem demokrasi itu, menurut Ketua Golkar Siak ini, adalah komitmen seorang pemimpin daerah (gubernur, bupati dan walikota,red) agar mau berbuat untuk kepentingan masyarakat.

"Katanya kalau dipilih Dewan, nanti Bupatinya tak peduli dengan rakyat, saya rasa pendapat itu salah juga, Dewan itu kan wakil rakyat, jadi tak perlu khawatir," kata Syamsuar.

Namun, secara pribadi Syamsuar memandang banyaknya persoalan yang muncul terkait pilkada langsung atau dipilih rakyat, hal itu masih bisa diperbaiki.

"Ini pendapat pribadi Saya sebagai masyarakat ya, dulu ada pilkada tak langsung, kemudian diganti dengan pilkada langsung, dan sekarang kembali lagi pilkada tak langsung. Harusnya, yang kurang selama ini diperbaiki, bukan balik lagi pemilihannya ke Dewan, itukan mundur namanya," kata Syamsuar.

Kendati banyak kepala daerah yang masuk penjara selama 10 tahun pilkada langsung, menurut Syamsuar itu bukan kesalahan dari sistem demokrasinya, tapi oknum tersebut yang ingin berbuat tak benar. Begitu juga dengan maraknya konflik di daerah pasca pilkada, kata Syamsuar, hal itu memang sulit dihindari tapi persolan itu sebenarnya dapat diantisipasi dari awal, jika semua pasangan calon yang ikut pilkada memiliki komitmen yang kuat, sehingga mereka siap kalah dan menang.

"Ini harus dibuktikan, jangan hanya slogan saja. Kesadaran itu yang masih kurang selama ini, sehingga ada aksi bakar-bakaran dari tim yang kalah, ini kan tak benar lagi," pungkasnya.(nal)

Sumber goriau.com

Pkssiak.org-Siak, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Saat ini ketika dilihat data online yang masuk pada hari Jumat pukul 8.30  Wib telah mencapai 2565 orang pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) via online dan berkas lamaran yang dikirim via PT Pos Indonesia 175 orang. AC Jumlah tersebut masuk sejak dibukanya pendaftaran CPNS.

Demikian dikatakan  Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Siak H Lukman SSos melalui Kasubid Pengadaan dan Penetapan Pegawai Ichwan Zulfitra saat dikonfirmasi wartawan via Hp, Jumat (26/09).

Diungkapkan Ichwan, "Sejak dibuka pendafaran kemarin, tanggal 20 September lalu, terlihat minat masyarakat Siak untuk mengikuti tes CPNS tahun 2014 ini cukup tinggi," terang Ichwan.

Dijelaskannya, hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya jumlah pendaftar via online yang sudah hampir mendekati angka 2.600 orang.

"Via online sampai hari ini hampir tembus 2.600 orang pelamar yang masuk, sementara melalui berkas pelamar yang masuk baru 175" ini berdasarkan data yang masuk semalam tanggal 25/09," sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan Ichwan lagi, sedangkan waktu yang telah ditentukan masih lama lagi. untuk penerimaan berkas akan dilaksanakan sampai tanggal 3 Oktober 2014 mendatang, dan waktu untuk melakukanverifikasi pemberkasan para pelamar,  dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober nanti.

Sumber siaksatu.com,

Penulis: Satria Donald

SIAK SRI INDRAPURA, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengaku puas dengan pelaksanaan Tour de Siak (TdS) 2014 yang berjalan sukses dan lancar. Dia berharap, dua atau tiga tahun ke depan iven tahunan Pemkab Siak ini masuk kalender internasional, sehingga semakin banyak peserta dan tamu manca negara yang berjunjung ke Siak.

''Ini adalah kesuksesan masyarakat Siak, kita patut bangga TdS ini semakin dikenal hingga manca negara. Kalau dua atau tiga tahun lagi TdS jadi agenda internasional, multi efeknya sangat banyak bagi kita, khususnya sektor pariwisata. Siak adalah Melayu sesungguhnya, di sini banyak peninggalan sejarah yang dapat disaksikan langsung oleh tamu yang hadir, sembari menyaksikan balap sepeda TdS," kata Bupati, Minggu (21/9/14) malam, disela-sela acara penutupan TdS di lapangan depan Istana Siak.

Ribuan masyarakat Siak tumpah ruah menyaksikan acara penutupan TdS yang juga menampilkan seni dan budaya Melayu. Selain itu, kehadiran Grup Band Nidji menambah suasana semakin meriah dengan sejumlah lagu-lagu yang sudah populer.

Pada kesempatan itu juga diserahkan hadiah kepada atlet dan team berprestasi. Tabriz Shahdari Rangking Team asal Iran ditetapkan sebagai juara umum, berhak mendapatkan hadiah Rp80 juta. Disusul ditempat kedua Pegasus Continental Team dari Indonesia meraih Rp60 juta dan ditempat ketiga National Team asal Malaysia mendapatkan hadiah Rp50 juta.

Penghargaan pebalap terbaik diraih Hossein Alizadeh dari Tabriz Shahdari Rangking Team asal Iran. Terbaik kedua Mohd Harrif Saleh dari Persatuan Lumba Basikal Terengganu Malaysia, dan pebalap terbaik ketiga Sopian Nabil Omar Mohd Bakri dari Malaysia National Team. ***
sumber goriau.com

Penulis: Satria Donald

SIAK SRI INDRAPURA, - Hingga pukul 16.00 Wib, Kamis (25/9/14), pelamar yang telah melakukan registrasi dan mendaftar di panitia seleksi nasional (Panselnas) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Siak tercatat sebanyak 2.350 orang. Dari jumlah tersebut, baru 175 berkas lamaran yang masuk ke sekretariat panitia seleksi daerah (Panselda)."Berkas lamaran yang sudah kita terima hingga pukul 4 sore kemaren sudah 175, yang tercatat sudah registrasi sekitar 2.350 orang untuk CPNS Siak tahun ini," kata Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Siak, H Lukman kepada GoRiau.com, Jumat (26/9/14).

Lukman memprediksikan, hingga batas akhir pendaftaran pada 3 Oktober nanti, sekitar 8 ribu pelamar akan mengikuti tes CPNS untuk Kabupaten Siak, dimana kuota yang ditetapkan sebanyak 127 formasi.

"Kalau dibanding tahun-tahun sebelumnya, diprediksikan sekitar 8 ribu pelamar yang ikut tes CPNS Siak nantinya," ujar Lukman.(nal)