Pkssiak.org, SIAK-Tingkat ketakwaan masyarakat di Kota Kecamatan Siak dalam melaksanakan ibadah korban cukup tinggi. Pada tahun 2014 ini hewan kurban yang dipotong meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Demikian dikatakan oleh Camat Siak Drs Wan saiful effendi kepada wartawan kemarin. Dikatakanya, untuk wilayah Kecamatan Siak, hewan korban tahun ini sebanyak 154 ekor sapi dan kambing
Hewan korban tersebut merupakan partisepasi masyarakat yang ada di kota siak yang reskinya berlebih melaksanakan korban di Siak ini.
"Hewan Korban sebanyal 154 ekor tersebut, kita salurkan juga kepada masyarakat desa dan kampung yang minim hewan korbannya, jadi tidak hanya dipusatkan di ibu kota Kecamatan saja," katanya.
"Oleh sebab itu, apa yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Siak ini diharapkan bisa di contoh oleh pengusaha dan masyarakat yang berada lainnya agar bisa mengkorbankan hartanya sedikit untuk masyarakat meskin yang ada di wilayah Kecamatan Siak ini, tambahnya.(fandy)
Siaksatu.com
Pkssiak.org, SIAK- Hari Raya Idul adha tahun 2014 ini Pemerintah Kabupaten Siak merasa bersukur sekali .Pasalnya tahun ini tingkat ketakwaan masyarakat Kabupaten Siak terus mengalami peningkatan terutama untuk melaksanakan ibadah korban sebagaimana yang telah dianjurkan oleh agama Islam.
Demikian di katakan oleh Bupati Siak Drs Syamsuar,Msi kemarin saat menyampaikan kata sambutannya di Masjid Islamec Center Siak.
"Dikatakanya, bukti meningkatkanya ketakwaan masyarakat Kabupaten Siak dalam menunaikan ibadah korbannya dapat dilihat dari laporan yang kita terima tahun 2014 ini mencapai 2 ribu ekor hewan yang di dapatkan dari 12 ribu orang lebih Peserta Koran dari 14 Kecamatan dan desa yang ada di wilayah Kabupaten Siak," katanya.
Tidak hanya dari masyarakat, di tingkat PNS yang ada di masing masing kantor SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak juga menunjukan peningkatan jika di baidngkan tahun sebelumnya.
“Oleh sebab itu, dengan banyaknya masyarakat Kabupaten Siak yang melaksanakan ibadah korban di harapkan bisa meningkatkan ketakwaan dan kesejahtaran masyarakat Kabupaten siak ini nantinya," kata Bupati siak.
Lebih lanjut Bupati siak mengatakan, untuk memewujudkan masyarakat Kabupaten Siak tidak hanya dengan harta,tapi pikiran dan tenaga juga bisa juga untuk di korbankan.
Maka sebab itu, dengan banyaknya hewan Koran tahun ini, di harapkan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten siak yang tidak dapat merasakan daging korban pada hari raya idul adha ini.(fandy)
Sumber siaksatu.com
Pkssiak.org, Siak - 7 Oktober 2014 mendatang Kabupaten Siak kembali menerima undangan penerimaan penghargaan tentang pelayanan Publik terbaik Nasional dari Pemerintah Pusat, penerimaan tersebut hanya ada lima Kabupaten kota yang menerima undangan penerimaan penghargaan tersebut dari 400 Kabupaten kota lebih di Indonesia termasuk Kabupaten Siak.
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi kepada wartawan (2/10) menyampaikan bahwa dalam tiga tahun terakhir Kabupaten Siak tidak lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kedaerah lain. Akan tetapi justru Kabupaten Siak menjadi pusat studi banding bagi daerah baik yang ada di luar Jawa maupun Sumatera, terkait pelaksanaan pelayanan publik yang dilaksanakan di Kabupaten Siak.
Apalagi saat Kabupaten Siak menerapakan sistem pelayanan terpadu satu atap yang sekarang masih diberlakukan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat, yang sebelumnya dilaksanakan di kabupaten kini di alihkan tingkat kecamatan untuk memutus rentang jarak pengurusan pelayanan dari masyarakat desa kepada yang lebih dekat.
Karena itu Siak juga saat itu juga di tunjuk sebagai percontohan pilot projek reformasi birikrasi oleh pemerintah pusat. Ini menunjukan bahwa apa yang telah kita laksanakan dalam upaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang baik dan mudah mendapatkan penilaian dari pemerintah pusat. Tentunya dengan penghargaan yang kita terima ini sebuah anugerah yang tak ternilai dan tentunya ini merupakan kerja kita semua dan para SKPD yang telah bersama sama bekerja keras untuk mewujudkan pelayanan publik terbaik bagi kepentingan masyarakat.
Maka dari itu kita berharap bahwa penghargaan bukan menjadi ukuran akan tetapi kerja keras dan niat baik kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mempermudah itu yang harus kita lakukan. Sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan dalam berurusan kepada pemerintah. (Fandy)
Sumber siaksatu.com
Penulis: Wawan Setiawan
Pkssiak.org, SIAK SRI INDRAPURA - Tim Sepakbola Porprov Bengkalis sukses menundukkan Tim Porprov Siak 1-0 pada pertandingan uji coba di Stadion Siak, Jumat (3/9/2014) sore.
Satu-satunya gol kemenangan Bengkalis dalam pertandingan yang disaksikan Bupati Siak, Syamsuar ini, dicetak oleh Ariyo Putra melalui titik penalti.
Ketua Pengkab PSSI Bengkalis, Darma yang turut menyaksikan pertandingan tersebut ketika dihubungi Goriau.com mengatakan, secara umum tim asuhan Philip Hansen ini bermain baik. Walau demikian masih ada beberapa yang harus dibenahi.
''Saya melihat anak-anak belum padu, terutama di lini tengah. Ini akan menjadi fokus kita tentunya untuk membenahi sebelum berangkat ke Inhu,'' ujar Darma.
Selain itu, Darma juga melihat mental tanding Ariyo Putra dkk masih perlu terus diasah. Anak-anak terlihat masih gerogi karena memang baru pertama kali melakukan uji coba.
''Kalau soal teknik, saya lihat tidak persoalan. Tinggal lagi bagaimana memadukan tim dan mengasah mental bertanding melalui serangkaian uji coba,'' ungkap Darma.
Darma yakin jelang Porprov di Inhu pertengahan Oktober ini, tim yang dimanajeri Ruslan ini mampu tampil lebih baik karena masih ada beberapa rangkaian pertandingan uji coba yang akan dilakoni.
''Tanggal 7 Oktober kita akan melawan Meranti di Bengkalis. Kemudian kita juga akan ke Pekanbaru melakukan dua pertandingan uji coba,'' ungkap Darma seraya menambahkan tim sepakbola Bengkalis menargetkan meraih medali emas pada Porprov Riau VIII di Inhu nanti, sesuai target yang diberikan oleh KONI Bengkalis.(jfk)
Sumber goriau.com
Pkssiak.org, SIAK SRI INDRAPURA- Setelah ditutup selama satu minggu akibat aksi demo yang dilakukan buruh, mulai hari ini, Jumat (3/10/14), jalan kebun sawit milik PT Surya Intisari Raya (PT SIR) kembali dibuka untuk umum."Sudah bisa lewat lagi jalan kebun PT SIR mulai hari ini," kata Humas PT SIR Asmadi saat dihubungi GoRiau.com, Jumat (3/10/14).
Namun Asmadi belum mau mengomentari lebih jauh terkait tuntutan buruh kepada pihak perusahaan. Dia hanya menjelaskan, jalan alternatif melewati kebun PT SIR yang digunakan ratusan warga setiap hari dengan sepeda motor dari Pekanbaru ke Perawang dan Siak atau sebaliknya sudah bisa kembali digunakan.
"Kalau tuntutan buruh belum bisa saya jawab, intinya perusahaan akan menyelesaikan dengan cara damai," ujarnya.
Penutupan jalan alternatif ini memicu kekecewaan warga yang setiap hari memanfaatkan jalur itu untuk mendukung aktivitasnya, baik warga Pekanbaru yang bekerja di Perawang dan Siak, maupun warga Perawang dan Siak yang bekerja atau kuliah di Pekanbaru.
"Sejak jalan PT SIR tutup, saya dan kawan-kawan harus lewat Minas untuk ke Pekanbaru. Biasanya, kalau lewat PT SIR, 30 menit udah sampai di Rumbai, tapi kalau lewat Minas bisa makan waktu 1,5 jam. Kita sangat dirugikan dengan penutupan jalan PT SIR ini, selain waktu juga tambah biaya," kata Ardi, warga Perawang yang kuliah di Pekanbaru.
Hal yang sama juga dikeluhkan Arman, warga Rumbai yang bekerja di PT IKPP Perawang. Sejak jalan PT SIR tutup, dia terpaksa berangkat dari rumah setelah subuh agar tidak terlambat sampai di tempat kerja. Padahal, kalau lewat PT SIR, 30 menit sudah sampai di Perawang.
"Katanya, Pemkab Siak dan Pemko Pekanbaru akan mengupayakan agar jalan PT SIR ini jadi jalan umum, tapi kok sampai saat ini tak ada kejelasannya. Kami berharap agar keinginan warga ini disikapi pemerintah daerah, sehingga kedepan tak ada lagi jalan PT SIR ditutup hanya gara-gara buruh demo," ujarnya.
Jalan kebun sawit milik PT SIR sepanjang 12 kilometer yang terbentang dari Kelurahan Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru hingga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, setiap hari dimanfaatkan ratusan warga yang menggunakan sepeda motor sebagai jalur alternatif.
"Jalan ini sudah menjadi kebutuhan ribuan warga, kita harap hal ini secepatnya ditanggapi pemerintah daerah untuk menjadikan sebagai jalan umum," kata Ujang, warga Perawang lainnya.(nal)
Sumber goriau.com
SIAK - Anggota DPRD Kabupaten Siak dari Partai PAN Priode 2014-2019 mendukung pembentukan Provinsi Pesisi, apalagi Perda sudah sampai di meja Mendagri dan kita minta Perda tersebut bisa di Proses dengan Cepat.
Demikian di katakan oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Siak Fairus Ramli kepada wartawan (2/10).
Dikatakanya, Perda dan RPJMD Pembentukan Provinsi Riau Pesisir sudah di di masukan ke meja Mendagri. Jika benar kita minta Perda dan RPJM tersebut bisa di proses dengan cepat oleh pusat.
Dia mengatakan, bahwa untuk pembentuk Provinsi Riau Pesisir ini sudah ada rekomendasi dari Ketua DPRD Kabupaten Siak yang lama dan kita sangat menyambut baik sekali. Apalagi ibu kotanya di pusatkan di Kabupaten Siak.
“Oleh Sebab itu, kita berharap Provinsi Pesisir ini bisa segera di bentuk. Ini dilakukan dalam rangka mempercepat pelaksanaan pembangunan di wilayah Pesisir yang selama ini sangat jauh tertinggal,” harapnya.
Dia menjelaskan pembentukan Provinsi Pesisir ini sudah layak sekali. Apalagi wilayah Riau ini sangat luas sekali di tambah lagi SDA di Pesisir ini sangat banyak sekali yang harus kita kelola untuk pembangunan Riau Pesisir kedepan nantinya. (Fandy)
Sumber siaksatu.com
Pkssiak.org, Sungai Apit - Sudah memasuki 15 tahun Kabupaten Siak berpisah dari Kabupaten Bengkalis, namun Jalan Poros Desa Mengkapan menuju Desa Bunsur Kecamatan Sungai Apit sepanjang 5 kilo meter saat ini sangat memperhatinkan Kondisinya dan itupun jalan peninggalan Kabupaten Bengkalis.
Hal tersebut di keluhkan oleh Kepala Desa Mengkapan Nawawi kepada wartawan kemarin.
Dikatakanya, jalan poros sepanjang 5 kilo meter tersebut di terlihat banyak terdapat lubang yang mengangga dan tidak itu saja, besi-besi tulang jalan tersebut sudah banyak yang tumbuh di tengah tengah jalan yang sangat berbahaya sekali bagi penguna jalan.
Nawawi lebih lanjut menjelaskan, kita kasihan melihat anak-anak sekolah dan para guru yang melitas jalan tersebut setiap harinya. Apalagi jika hari hujan datang jalan tersebut sangat sulit untuk di lalui anak-anak sekolah.
Dia mengatakan, masyarakat umum jika melintas jalan tersebut baik itu mau ke Kecamatan Sungai Apit maupun mau menuju Pelabuhan Tanjung Buton sangat mengeluhkan terhadap kondisi jalan ini.
Oleh sebab itu, kita berharap kapankah kiranya jalan ini akan di bangun oleh Pemerintah Kabupaten Siak sudah tiga Bupati di Kabupaten Siak ini, tapi jalannya ini belum juga ada tersentuh pembangunnnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, padahal Desa Pesisir Pantai yang ada di Kecamatan Sungai Apit punya asset Negara yang cukup besar seperti hasil minyak setiap harinya di sedot di bawah bumi kami ini. Namun jalan kami tidak juga di bangun, belum lagi Pajak PBBnya lagi.
Lebih lanjut Nawawi menjelaskan, saat ini kita mendapat laporan dari UPTD Dinas PU bahwa jalan ini akan di bangun tahun 2014 ini, dan kita berharap apa laporan yang di sampaikan oleh UPTD Dinas PU tersebut benar-benar menjadi kenyataan.
Tidak hanya itu, kita juga berharap kepada Indra Gunawan SE yang terpilih menjadi Ketua DPRD Kabupaten Siak bisa kiranya memperjuangan pembangunan jalan poros ini nantinya di tingkat Dewan. (Fandy)
Sumber siaksatu.com
Ibadah kurban yang dilaksanakan pada tahun ini akan berlansung pada 5 Oktober 2014, sebagai umat Islam bahwa ibadah kurban sudah menjadi kewajiban bagi mereka yang memiliki kelebihan untuk berkurban dan ini perintah Allah SWT. Oleh karena itu , Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengajak kepada lapisan masyarakat, Pegawai dan SKPD untuk dapat menyalurkan hewan kurban yang disalurkan ke setiap desa terpencil yang ada di Kabupten Siak.
“Pada Tahun ini pelaksanaan hari raya Idul Adha akan dilaksanakan pada 5 Oktober 2014 sesuai dengan pengumuman Menteri Agama RI, bahwa pelaksanan ibadah Idul Adha pada 5 Oktober. Karenanya saya juga mengimbau dan mengharapkan agar SKPD dan PNS serta masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk dapat menunaikan ibadah kurbannya, “harapnya.
Dalam pelaksanaan ibadah Kurban, Bupati minta agar disalurkan ke desa-desa yang terpencil yang mereka masih kesulitan untuk mengkonsumsi daging, jangan disebarkan di kota-kota. “ Kalau dalam kota jelas banyak, akan tetapi di desa-desa yang jauh dari kota lebih utama dan diprioritaskan, “imbuhnya.
Disamping itu, kepada panitia yang ditunjuk untuk dapat merealisasikan hewan Kurban kepada masyarakat yang lebih membutuhkannya. Oleh karena itu, tentunya mulai dari sekarang sudah harus dipersiapkan agar pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban sudah sampai kepada masyarakat.
Bupati juga meminta jangan sampai ada masyarakat yang tidak mempunyai kemampuan kemudian ditinggalkan, ini jangan sampai terjadi . “Karena jika di Kota Siak berkelebihan daging korban sementara di desa-desa terpencil tidak ada maka kita ikut berdosa. Oleh karena itu, ini harus dicek dan dipersiapkan oleh panitia, “ingatnya.
Sumber Dumai Pos, Selasa 30 September 2014
Terpopuler
- Tak Ada Bukti, Akhirnya Polisi Hentikan Penyelidikan "Kasus Dana Hibah PKS"
- "Rizqi dan Keyakinan Utuh" | Salim A Fillah
- PKS Jambi Lirik Zumi Zola
- Begini Perjuangan Pegawai Muslim Jalani Puasa di Negara Mayoritas Non Muslim
- Penjelasan JK Mengenai Century Gate
- Orang-orang Yang Membuat Rasulullah Iri
- Hasil Pilkada Riau 2013 versi LISREL-PKS (Quick Count Independen)