Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHITMAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » Akankah Kebangkrutan Eramuslim.com Menular di Voa-Islam.com? Boikot Media Islam Pemecah Belah Umat.!!

Akankah Kebangkrutan Eramuslim.com Menular di Voa-Islam.com? Boikot Media Islam Pemecah Belah Umat.!!


By: Fetih Roma Selasa, 16 April 2013 0



pkssiak.org - Saya sangat terkejut ketika membaca bagian redaksi voa-islam.com ada sosok bernama Mashadi dengan posisi Editor in Chief.

Keterkejutan saya ini terjadi karena sepengetahuan saya, Mashadi menjadi Pemred eramuslim.com.
Ada apakah yang terjadi?

Selanjutnya saya menanyakan ke beberapa kawan di voa-islam.com untuk melakukan verifikasi apakah nama Mashadi yang ditulis dalam tim redaksi merupakan orang yang sama dengan yang pernah ada di eramuslim.com?

Ternyata benar, Mashadi yang dimaksud adalah orang yang sama dengan nama yang ada di eramuslim.

Kemudian saya nanya lagi, apakah Mashadi memang resign dari eramuslim.com ?
"benar, beliau resign" jawab sumber yang tidak mau saya sebutkan namanya.

.....................................................

Sejak verifikasi tersebut, saya semakin menarik untuk melanjutkanya, karena saya sangat cinta dengan voa-islam.com. Saya tidak mau, nasib voa-islam.com mengikuti nasib eramuslim.com.

Nasib eramuslim.com yang dimaksud adalah nasib kebangkrutan yang menghantui media online islam ini.

Semua pihak pasti kenal dengan media islam online eramuslim,com ini, karena sejak awal tahun 2000-an, media ini menjadi media satu satunya yang menyuarakan aspirasi umat dan mempersatukan umat, hingga akhirnya masa itu tiba.

Klaim media rujukan pun telah berubah gaya penyajianya menjadi media pemecah ukhuwah umat. Hal ini terjadi setelah sosok yang bernama Mashadi masuk menjadi Pemimpin Redaksi di website eramuslim.com ini.

Sejak saat itulah genderang Pecah Belah umat dilakukan Mashadi dengan menebarkan kebencian dan fitnah terhadap berbagai gerakan Islam. Sekelas Ikhwanul Muslimin pun tidak luput daru serangan eramuslim.com dan yang sangat menggegerkan dunia maya kala itu, eramuslim MENGHINA Ulama sekelas Yusuf Qardhawi.

Efek dari gaya pecah belah menggunakan alat eramuslim.com inilah sehingga mengakibatkan beragam protes, salah satunya berasal dari para pengiklan.

Para pengiklan yang merupakan tulang punggung keberlangsungan eramuslim.com pun akhirnya mulai menarik Iklan nya, bahkan sebagian memutus kontrak Iklan.

Salah seorang pengiklan mengungkapkan kepada saya : "saya tidak mau keuntungan bisnis saya berasal dari memakan daging saudara saya sendiri, media ini sudah sangat keterlaluan menebar fitnah. Lebih baik saya tarik iklan dari eramuslim.com"

Tindakan penarikan iklan inipun akhirnya diikuti para pengiklan lainya dan bahkan semua usaha yang dibawahi eramuslim.com akhirnya gulung tikar. Yang sangat terlihat adalah kantor eramuslim.com yang dahulu gedung bertingkat, kini kembali ke rumah biasa, karena tidak sanggup membayar sewa.

Protes juga berasal dari para pembaca, dengan meninggalkan eramuslim.com sama sekali eramuslim.com. Hingga berdampak pada penurunan kunjungan yang sangat signifikan.

Pemasukan yang sudah tidak ada inilah yang akhirnya membuat eramuslim.com kemudian tidak menggaji karyawan dan berakibat sebagian karyawan resign dari eramuslim.com, termasuk didalamnya adalah Mashadi.

Sungguh sangat lucu, Mashadi dan kawan-kawanya. Dahulu bergabung ke eramuslim.com saat eramuslim berjaya, kemudian mengobrak abrik, memecah belah umat, kemudian setelah itu meninggalkan eramuslim.com.

Kini eramuslim.com sungguh sangat mengkasihani.

Akankah voa-islam.com ingin mengikuti jejak eramuslim.com?
Sebelum terlambat, harap diperhatikan benar-benar atau minimal diwaspadai sosok Mashadi ini. Kami pembaca setia voa-islam.com sudah mulai merasakan aora eramuslim.com mulai terasa di voa-islam.com terutama opini redaksi yang sungguh bermuatan Fitnah dan adu domba dengan data yang sangat lemah.


Pembaca voa-islam
http://voaislamwatch.blogspot.com


DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar