Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHIDMAT UNTUK RAKYAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » Mahfud MD Jadi Ketua Timses Prabowo-Hatta, Kubu Jokowi-JK Ketar-ketir

Mahfud MD Jadi Ketua Timses Prabowo-Hatta, Kubu Jokowi-JK Ketar-ketir


By: admin Rabu, 21 Mei 2014 0

Suryadharma Ali saat menjalankan salat Jumat di Masjid Istiklal Jakarta, Jumat 16 Mei 2014. (foto: tribunnews.com)
Prabowo Subianto bersama Ketum PPP 
pkssiak.org, Jakarta - Calon presiden Prabowo Subianto resmi mempercayakan tim pemenangannya dalam Pilpres 2014 kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Padahal Mahfud MD adalah kader PKB dan sekaligus Capres dari partai tersebut.

"Ketua tim pemenangan kami untuk kampanye nasional adalah Bapak Prof. Dr. H. Mahfud MD," kata Prabowo usai menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran peserta Pilpres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

AMahfud MD dinilai kubu Prabowo memiliki jaringan luas sehingga dapat memberikan efek dukungan dari masyarakat.

"Beliau tokoh nasional, beliau menyatakan ingin mendukung kami, beliau berpengalaman dan punya jaringan yang sangat luas. Saya kira beliau akan memperkuat tim kami," kata Prabowo.

Sementara itu Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi menilai masuknya Mahfud MD ke tim pemenangan Prabowo-Hatta akan mengundang dukungan  warga NU.

"Orang NU banyak yang mendukung kita. Ini kan seperti PKB ke dukungan lain, tapi NU-nya ke kami. Kami menawarkan visi dan misi kepada seluruh masyarakat, kalau kemudian mereka (warga NU) tertarik ya tidak ada salahnya," kata Suhardi.

Kubu Jokowi Ketar-ketir


Ditunjuknya Mahfud MD sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa membuat ketar-ketir kubu Jokowi-JK, terutama salah satu anggota partai koalisinya yakni Partai Kebangkitan Bangsa. PKB khawatir dukungan Mahfud kepada Prabowo akan membelah pendukung pasangan Jokowi-JK.

"Efek ditunjuknya Mahfud MD sebagai tim pemenangan Prabowo-Hatta tentu ada. Mudah-mudahan tidak signifikan terhadap suara Nadhlatul Ulama. Memang suara NU akan terpecah. Tapi masih yakin NU ke Jokowi," kata Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Karding menyayangkan Mahfud MD sebagai tokoh reformasi tidak bergabung dengan Jokowi yang dinilainya sebagai orang bersih dan pro reformasi.

"Kita sih berharap Mahfud bergabung dengan kita. Semata-mata bukan karena PKBnya, tapi karena beliau pro reformasi, Jokowi bersih, harusnya gabung secara moral," kata Wakil Ketua Badan Legislatif DPR RI itu.

Karding berharap Tim Joko Widodo segera berkoordinasi, baik secara struktural maupun kultural, agar tidak kalah pada Pemilihan Presiden.

"Tentu hal itu tidak boleh dianggap enteng. Melihat struktur partai di Prabowo, maka Tim Jokowi harus menambah speed dan kerja keras seperti melakukan koordinasi tim, membagi tugas secara baik. Tugas struktural dan kultural harus jalan. Ada kekhawatiran terhadap tim Prabowo Subianto," katanya.

Sedangkan Sekretaris Fraksi Partai Hanura Saleh Husin meminta birokrasi, inteligen dan kepala daerah netral pada Pilpres 9 Juli mendatang.

"Peran inteligen, institusi negara harus netral. Jangan sampai ada peran yang berpihak pada kelompok tertentu. Tim Jokowi perlu kerja keras untuk mengawal suara rakyat," kata dia.

red: shodiq ramadhan/dbs
[suara-islam]


DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar