Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHITMAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » Perjuangan Kakek 70 Tahun Jadi Saksi PPS Jokowi-JK

Perjuangan Kakek 70 Tahun Jadi Saksi PPS Jokowi-JK


By: PKS Siak Kamis, 17 Juli 2014 0


pkssiak.org - Hal menarik saat Rapat Pleno Perhitungan Suara di PPS Kelurahan Kencana, Tanah Sareal Kota Bogor, Kamis (10/7) kemarin adalah sudah uzurnya Saksi pasangan Jokowi-JK. Saksi tersebut bernama bapak Subadi dari PDIP yang akrab dipanggil Pakde.

"Kok pakde lagi yang jadi saksi, emang gak ada yang mudaan ?, harusnya Pakde tinggal istirahat di rumah" tanya seorang kader PKS yang menjadi saksi Prabowo-Hatta.

"Di kencana sini ya saya, kalo saya gak turun, agak kurang greget kerjanya" jawab Pakde. Saksi dari PKS dan Pakde memang sudah saling mengenal, maklum beberapa kali berjumpa saat pesta demokrasi, mulai dari Pilgub, Pilwakot, Pileg dan saat ini Pilpres.

Saat pembacaan formulir C1 oleh ketua PPS, kadang Pakde terlihat kurang bisa mengikuti, karena kolom angka yang diperiksa Pakde berbeda dengan kolom yang dibacakan. Contohnya saat ketua PPS membaca angka Pemilih terdaftar dalam Pemilih Tetap, Pakde malah melototin angka pada kolom Pengguna hak pilih dalam Daftar Pemilih Tetap. Karena terlihat berbeda maka Pakde biasanya bertanya kepada saksi Prabowo-Hatta.

Saat pleno, kadang beberapa form C1 harus dikoreksi pada bagian Data Pemilih dan Pengguna Hak Pilih. Hal itu disebabkan salah tulis dan salah jumlah petugas di TPS. Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi Pakde yang sudah berumur 70 tahun ini. Sering koreksi C1 yang harusnya dilakukan terlewat. Tidak jarang saksi pasangan Prabowo-Hatta yang mengingatkan dan menuntun supaya perubahan pada form C1 dapat dilakukan agar tidak terjadi klaim kemudian hari karena perbedaan C1.

Saksi Jokowi-JK yang sudah memiliki 22 orang cucu ini juga sempat terlihat kebingungan mencari kacamatanya. Rupanya saat istirahat tertinggal di rumah. Bahkan saat penandatanganan berita acara rekapitulasi lagi-lagi kacamata pakde tertinggal. Alhamdulillahnya ada peserta rapat pleno yang memakai kacamata baca, walaupun kurang cocok lumayan bisa digunakan pakde
sehingga penandatanganan berita acara bisa segera diselesaikan.

Rapat pleno tingkat PPS selesai dengan lancar, dan kamipun berkesempatan berfoto bersama Pakde. Kami dari PKS yang kebetulan ditugaskan menjadi saksi Prabowo-Hatta sangat menghormati beliau sebagai orang tua. Saat bertemu pun tidak lupa mencium tangannya dan sering mengambil pelajaran berharga dari perjalanan hidupnya yang kerap diceritakan di sela-sela istirahat perhitungan suara.

Semoga Pakde selalu diberikan kesehatan, panjang umur dan berkah hidupnya. Hanya doa itulah yang bisa kami panjatkan saat mengantarkan beliau pulang kerumah setelah selesai rapat pleno tingkat PPS di tengah malam.

(Budiman Sudardi)


DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar