Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHITMAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » Gelar Mitos tak Terkalahkan Kini Tak lagi Disandang Israel,Tapi Beralih Ke Hamas

Gelar Mitos tak Terkalahkan Kini Tak lagi Disandang Israel,Tapi Beralih Ke Hamas


By: PKS Siak Rabu, 27 Agustus 2014 0


pkssiak.org - Warga Zionis di sekitar Jalur Gaza, yang meninggalkan rumah-rumah mereka akibat perang sengit yang terus berkembang belakangan, mereka berfikir tidak akan kembali ke rumah-rumah mereka. Sementara itu para kepala daerah menilai bahwa kesepakatan dengan gerakan Hamas berarti tunduk kepada teroris.

Walikota Ashkelon Itamar Shimoni menyatakan bahwa dirinya tidak percaya dengan Hamas dan perjanjian dengannya. Sementara itu Kepala Daerah Asdot Negev, Tamer Eidan, mengatakan, itu adalah ketundukan kepada teroris. Dia menambahkan, “Apapun konsesi yang diberikan kepada Hamas adalah ketundukan kepada teroris.” Menurutnya, Zionis dan penduduk wilayah selatan ingin menghentikan perang, namun hal itu tidak terjadi seperti apa yang nampak.

Dia mengatakan, “Kita ingin melihat Hamas kalah. Namun kita melihat Israel buru-buru ke meja perundingan dalam setiap kesempatan yang ada di depannya.” Dia juga menambahkan, “Tewasnya 64 prajurit dan 4 warga bukan untuk capaian seperti ini. Kita duduk selama dua bulan di perlindungan dan kamar-kamar keamanan juga bukan untuk capaian seperti ini. Dan kita mengalami gempuran keras pada ekonomi dan kepentingan kita bukan untuk capaian seperti ini.”

Dia menambahkan, “Gerakan Hamas mengusulkan tuntutannya dengan kekuatan sayapnya. Nampaknya mereka akan mendapatkan tuntutannya.” Menurut Eidan, “Konfrontasi yang akan datang hanya masalah waktu. Kesepakatan gencatan artinya di Ashkelon mulai dengan persiapan untuk perjalanan perang yang akan datang dan itu akan menjadi lebih berbahaya dan lebih menakutkan dari apa yang kita tahu sampai hari ini.”

Menurut surat kabar Zionis Yedeot Aharonot, Kepala Dewan Eshkol, Haim Yellin, menolak membenarkan bahwa pembicaraan seputar gencatan adalah nyata. Menurutnya, tidak ada gencatan yang akan menghasilkan kesepakatan politik jangka panjang.

Dia mempertanyakan, “Apa tujuan politik dan strategis Israel (dari gencatan ini)? Apakah akan terjadi pelucutan senjata Jalur Gaza melalui kesepakatan politik?” Dia juga mengatakan, jika gencatan ini berlangsung satu bulan, dan setelah itu dimulai mendiskusikan tuntutan Hamas untuk mendirikan pelabuhan, maka dipastikan “ini adalah ketundukan kepada teroris”. (infopalestina.com/asw)


DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar