Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHITMAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » "AGENDA TERSEMBUNYI Dibalik Wacana Penghapusan Kementerian Agama"

"AGENDA TERSEMBUNYI Dibalik Wacana Penghapusan Kementerian Agama"


By: PKS Siak Kamis, 18 September 2014 0


pkssiak.org - Jokowi dan Tim Transisi telah membantah akan menghapus Kementerian Agama. Padahal yang menyebarkan berita bakal dihapusnya Kementerian Agama di kabinet Jokowi-JK adalah media-media pendukung Jokowi, bukan saja media online tapi media cetak salah satunya koran Kedaulatan Rakyat Yogyakarta yang sudah dikenal sebagai media pendukung PDIP dan Jokowi. Tentu bantahan Jokowi maupun Tim Transisi akibat reaksi publik dan tokoh-tokoh Islam yang menolak keras penghapusan Kemenag. Wacana penghapusan Kemenag bisa dikata sebagai "Test the Water", menguji reaksi publik atas ide itu. Berhubung publik menolak, akhirnya jurus ngeles dan membantah dikeluarkan.

Apa sesungguhnya Agenda Tersembunyi dibalik Wacana Penghapusan Kementerian Agama? Berikut kami posting dari kultwit akun Rakyat Bicara @RBicara:

1. Hati kaum Muslimin terguncang dengan beredarnya 'isu' secara luas, bakal dihapusnya Kementerian Agama diganti Kementerian Urusan Haji, Zakat dan Wakaf.

2. Ini bukan sekadar mereduksi (mengubah) nama semata, tapi pasti akan mempunyai dampak.

3. Departemen Agama lahir sejak kemerdekaan

4. dan bagian 'political-will' pemerintah Soekarno kepada umat Islam, dan sekarang akan dihapus.

5. Kementerian Agama akan sekadar mengurus haji, zakat dan wakaf. Sedangkan fungsi-fungsi lainnya, akan dihapus.

6. Trmsk skrg sudah beredar luas di masyarakat, ttg akan ditutupnya Kntor Urusan Agama (KUA), di daerah, ekses dr pmbubaran Kmenterian Agama

7. Memang, inti dari rezim Jokowi-JK itu, negara tidak akan lagi melakukan campur tangan terhadap urusan agama

8. Dan urusan agama sebagai urusan pribadi, dan masalah hak dasar individu.

9. Negara tidak boleh campur tangan. Termasuk soal agama. Bebas rakyat memilih agama atau tidak beragama.

10. Sekulerisme akan diterapkan total.

11. Pemisahan antara negara dan agama.

12. Seorang warga keturunan Cina kristen, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)

13. Terhadap UU Perkawinan tahun 1974, dan diangggap membatasi perkawinan.

14. Melarang perkawinan beda agama, perkawinan antar jenis, dan lainnya. Ini yang sekarang berlangsung.

15. Tujuan golongan Kristen yang sekarang ini berada di belakang Jokowi, balas dendam

16. Dan ingin menghancurkan golongan Islam dengan menggunakan tangan kekuasaan Jokowi.

17. Lembaga yang selama ini mewakili kepentingan golongan Islam

18. Dan menjadi lembaga yang mengurusi kepentingan umat Islam, bukan semata menyangkut masalah haji

19. zakat dan wakaf, tetapi pendidikan sosial, aqidah dan lainnya, dihapus.

20. Ini langkah-langkah yang bertujuan menghancurkan Islam dan umatnya.

21. Bahkan, dampak lainnya, tidak adanya Kementerian Agama, maka SKB Tiga Menteri

22. yang mengatur tata cara penyebaran agama dan pendirian rumah ibadah, pasti akan ikut tergusur.

23. Kristen menuntut pencabutan tentang SKB Tiga Menteri, karena dianggap melanggar kebebasan beragama.

24. Presiden SBY pun dilaporkan oleh golongan Kristen kepada Lembaga Hak-Hak Asasi PBB

25. Karena dianggap tidak dapat melindungi golongan minoritas di Indonesia.

26. Seperti terkait dengan Gereja Yasmin di Bogor.

27. Padahal, Kementerian Agama itu, sejak zaman kemerdekaan, sampai hari ini, sebagai tempat golongan NU (Nahdhatul Ulama)

28. dan kursi kementeri agama itu, selalu di tangan NU.

29. Tapi, sekarang mau dikecilkan dan dipangkas oleh rezim Jokowi.

30. Di bagian lain, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tidak tahu isu tentang penghapusan Kementerian Agama

31. menjadi Kementerian Urusan Haji, Zakat dan Wakaf.

32. Menangislah warga Nahdiyyin (NU) yang sudah memberikan suaranya kepada Jokowi.

33. Sama memberikan 'golok' untuk menyembelih leher mereka.

34. Oleh karena itu, Kementerian Agama punya nilai historis politik bagi umat Islam atau bangsa Indonesia.

35. Jadi, klau benar isu itu (pnghapusan Kemenag terjadi) brrti kbinet ini prtama kali mnghapus kntribusi umat Islam dlm brnegara & berbngsa

36. Tindakan menghapus Kementerian Agama sebagai tindakan yang a historis, a nasionalis, dan anarkis.

37. Umat Islam harus melawan. Alasannya; pertama, kalau memang cuma ‘isu’ supaya Jokowi-JK tahu, bahwa di luar soal ini ramai dibincangkan.

38. Kedua, kalau memang ternyata benar, supaya Jokowi-JK tahu adanya penolakan sangat keras dari umat Islam

39. Jika ini benar, maka yang dilakukan JW-JK adalah upaya pendangkalan substansi Kementerian Agama.

40. Bahkan tidak berlebihan kalau dikatakan ini adalah langkah-langkah yang bertujuan menghancurkan Islam dan umatnya.

41. Sejak Indonesia merdeka, eksistensi Kementerian Agama tidak sekadar mengurus soal-soal Wakaf, Haji, dan Zakat

42. Ia adalah lembaga yang menangani nyaris seluruh kepentingan umat Islam.

43. Di dalamnya termasuk perkara pendidikan, sosial, rumah ibadah, bahkan juga aqidah.

44. Dampak dari dihapuskannya Kementerian Agama di lapangan cukup serius. Akan terjadi kebingungan dan keresahan umat.

45. Misalnya, akan ditutupnya Kantor Urusan Agama (KUA).

46. Bayangkan kehebohan seperti apa jika Kemenag benar-benar dihapauskan dan KUA di daerah-daerah ditutup.

47. Dampak yang tidak kalah seriusnya adalah, kelompok agama lain akan dengan bebas mendirikan tempat ibadah di mana pun mereka mau.

48. Dengan dihapuskannya Kemenag, dengan sendirinya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang pendirian rumah ibadah menjadi gugur

49. Bukan rahasia lagi, bahwa kelompok agama lain, khususnya Kristen dan Katholik, sudah lama sangat bernafsu mencabut SKB ini.

50. Waktu kampanye Pilpres, kelompok ini memberi dukungan kepada Jokowi-JK dengan deal, mereka akan mencabut SKB 3 menteri itu.

51. Begitu JW-JK terpilih, yang pertama mereka lakukan adalah menagih presiden terpilih untuk memenuhi janjinya mencabut SKB 3 menteri.


DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar