Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHITMAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » Keluarga: Sebuah Sistem Imunitas

Keluarga: Sebuah Sistem Imunitas


By: PKS Siak Sabtu, 06 September 2014 0


pkssiak.org - Bila kita perhatikan dari setiap apa yang diciptakan oleh Allah swt,  Allah swt menciptakan sistem di seluruh jagat raya ini dengan kesempurnaan yang teramat istimewa. Dan bagaimana sistem yang dibangunnya tidak cacat dan diciptakan hanya untuk kemaslahatan umatnya. Bilakah ada sebuah kesalahan kecil didalam satu sistem tersebut maka secara sistematis dan efektif sistem tersebut meresponnya dengan cepat agar terjadi keseimbangan kembali untuk kemudian kembali kedalam keadaan semula.

Dalam tubuh manusia juga allah swt menciptakan rangkaian sistem yang istimewa. Bagaimana allah swt menciptakan tubuh ini dengan sempurna seperti allah swt tegaskan dalam surat At-tin. Jikalau terdapat benda asing masuk kedalam tubuh, dan itu akan sangat mengganggu kestabilan tubuh maka secara otomatis tubuh manusia mengelolanya dengan sistem imunitasnya agar benda asing tersebut tidak sampai mengganggu tubuh manusia.

Kita juga dapat menyaksikan pola tersebut dalam lingkungan rumah tangga. Disaat awal mencari pendamping hidup harapan terbesarnya adalah membentuk rumah tangga yang baik. Menurut islam inilah awal penempatan kita sebagai muslim dalam menapaki kehidupan rumah tangga yang benar. Pendamping hidup yang baik (sholeh/sholihah), akan melahirkan keturunan yang baik sekaligus awal pembentukan sistem yang siap kita bangun dalam keluarga dalam kerangka pondasi agama yang kuat. Guna membentuk sistem keluarga yang diridloi oleh Allah SWT tentunya sang suami dan istri harus mampu menata keluarga melalui kemauan belajar dari apa yang rosulullah ajarkan. Ada sikap saling terbuka untuk menutup segala kekurangan, dan mempunyai cita-cita yang luhur terhadap keluarga yang akan dibangun.

Dan disaat yang telah ditentukan pun tiba, maka Allah SWT mentakdirkan kita dikaruniakan anak, mereka hadir ditengah keluarga. Mereka adalah ladang yang perlu untuk di pupuk, diolah agar menghasilkan buah-buah kehidupan yang akan bermanfaat di dunia maupun di akhirat.

Karena obsesi dan visi membangun keluarga yang telah menjadi kesepakatan suami dan istri, seyogyanya anak akan terus mendapatkan bimbingan dan tuntunan, tak terkecuali disaat kondisi badan kita cape dan letih. Dimanapun dan kapanpun, karena pada dasarnya pembelajaran yang kita berikan merupakan air murni yang mampu menyegarkan kerongkongan dan mencerahkan pikiran mereka, hingga di saat tertentu, sang anak pun sudah terbiasa dalam kehidupannya dan menjaganya sampai akhir hayat. Pelajaran kepada anak-anak pun tak putus dalam sebuah periode tertentu, kita akan terus memberikan pelajaran tersebut sesuai kebutuhan keluarga sampai kapanpun dan sampai umur kita masih ada, kita tetap memberi ilmu kepada mereka.

Kewajiban ini, adalah sebuah keniscayaan dalam membangun sistem dalam rumah tangga. Sistem ini akan berkembang menjadi sistem imunitas bagi orang-orang yang ada didalamnya. Bila terjadi penyelewengan atas sebuah pengajaran yang telah diberikan, baik seorang ayah, ibu ataupun anak serta merta sistem ini akan bekerja untuk memberitahu atas kekeliruan tersebut apakah dalam bentuk teguran ringan maupun berat.

Contoh sederhananya adalah dikala kita selalu mewajibkan anak untuk sholat di mesjid, di setiap adzan yang berkumandang otomatis kita bergerak untuk melakukan sholat di mesjid. Namun adakalanya keimanan kita terjadi penurunan dan malas untuk melakukan sholat di Mesjid, maka sistem keluarga secara otomatis akan menegur berupa ajakan atau rewelan anak yang meminta untuk sholat di Mesjid. Atau kebaikan amal lainnya yang sudah tersistem dalam keluarga, secara otomatis akan mengarahkan kita untuk terus melakukan kebaikan-kebaikan tersebut jika tidak dilakukan maka sistem imunitas keluarga berjalan untuk mengarahkan kepada jalan kebaikan amal tersebut.

Seyogyanya kita harus bersyukur atas segala karunia yang diberikan Allah SWT karena memiliki keluarga yang sangat perhatian terhadap pengajaran-pengajaran kehidupan, yang tak lain dan tak bukan untuk kemuliaan yang akan didapatkan bagi dunia maupun akhirat.*

(Abu Hafidharwan)
[pkspiyungan.org]


DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar