Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHITMAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » » Ri’ayah Hati, Sajian Tarhib Ramadhan Kader PKS Deli Serdang

Ri’ayah Hati, Sajian Tarhib Ramadhan Kader PKS Deli Serdang


By: PKS Siak Rabu, 03 Juni 2015 0

PKS SIAK, DELI SERDANG (31/5) – Para Kader PKS se-Deli Serdang mengadakan acara Tarhib Ramadhan di Masjid Al Ikhlas Lubuk Pakam, Ahad (31/5). Acara Tarhib Ramadhan tersebut diisi oleh Taujih yang disampaikan oleh Al Ustadz Tifatul Sembiring. Pada awal taujihnya Tifatul langsung melakukan sergapan secara tiba-tiba dengan mengajak para kader untuk mengingat kematian.

“Kita sibuk saja dengan urusan dunia, dan tanpa sadar tiba-tiba sudah ada di depan pintu kubur,” ujar Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut.

Tifatul kembali mengingatkan bahwa sejatinya kehidupan di dunia ini bagai di sebuah ladang yang seharusnya digunakan untuk menghimpun bekal di akhirat kelak. Tidak ada lagi kesempatan untuk meperbaiki amal perbuatan ketika ajal sudah datang.

“Untuk itu kembalilah kita pada sujud-sujud panjang, memohon kepada Allah SWT ampunan dalam istighfar pertaubatan, supaya kuat kita bersama-sama dalam ukhuwah yang didalamnya saling mendo’akan, saling mengingatkan, nasihat-menasihati dalam kebaikan,” tambah Tifatul.

Selanjutnya Tifatul mengajak seluruh hadirin untuk meri’ayah hati. Yaitu usaha merawatnya dengan dzikir dan istighfar selalu dalam setiap detik kehidupan, melunturkan sedikit demi sedikit noda-noda yang menempel pada jendela jendela kalbu. Agar jangan sampai keruh dan buram, sehingga cahaya dalam naungan hidayah Allah SWT susah untuk masuk ke dalamnya.

Menyambut Ramadhan Tifatul mengingatkan pada kenyataannya kita sibuk menyusun anggaran jasadiyah. Membuat perencanaan dunia. Tentang biaya bahan makanan, lauk pauk dan lain sebagainya. Walaupun pada hakikatnya yang sebenar-benarnya disiapkan adalah sesuatu yang ada pada dalam hati kita. Kita alpa untuk menyusun perencanaan imani, menutrisi hati kita, ruhiyah kita.

“Ramadhan bulan penuh berkah, bulan penuh kasih sayang, bulan penuh ampunan. Didalamnya banyak keistimewaan, mustajabnya do’a, berpuasa, lailatul qadr dan lain sebagainya. Seyogyanya kita jangan biarkan semua keindahan itu lewat begitu saja. Mari siapkan hati-hati kita, mari siapkan ceruk yang dalam pada qalbu kita, agar mampu diisi dengan beragam kenikmatan ibadah yang ada di dalam bulan suci ini,” imbau Tifatul.

Bulan Ramadhan, menurut Tifatul adalah ajang untuk memperpebaiki hubungan kita dengan sesama manusia. Di sana orang-orang sangat ringan untuk berbagi dan memaafkan. Disana ummat manusia sangat erat dalam satu-persatuan.

“Bersamanya kita selalu dalam ukhuwah dan saling mendo’akan. Mari memberikan sajian berbuka kepada tetangga terkasih. Menginfakan sebagian harta kepada para yatim dan dhuafa. Bulan kasih sayang ini adalah untuk kita semua selami dengan nilai-nilai kebaikan,” pesan Tifatul.

Akhirnya Tifatul menutup taujih dengan do’a yang indah, “Yaa Rabbana; berkahilah kami di bulan Sya’ban. Karuniakan kepada kami taufiq dan hidayah didalamnya. Dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan,” tandasnya.

Sumbet pks.or.id



DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar

Tidak ada komentar

Leave a Reply

Komentar sehat anda..